Cegah Kebakaran, Dinas Damkar Gencar Lakukan Edukasi dan Sosialisasi

59
Kadis Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Tanggamus, Alkat Alamsyah saat menyambangi Sekretariat PWI Tanggamus, Selasa (24/1) Foto Rio Aldipo

KOTAAGUNG–Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Tanggamus tahun 2023 ini akan gencar melakukan sosialisasi pencegahan kebakaran yang menyasar kalangan masyarakat, perkantoran dan dunia usaha.

Menurut Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Tanggamus, Alkat Alamsyah, edukasi pencegahan kebakaran penting dilakukan ditengah keterbatasan armada damkar yang dimiliki Pemkab Tanggamus saat ini.

“Tahun 2023 ini kami fokus pada program pemberdayaan seperti sosialisasi dan edukasi simulasi cara memadamkan api. Sasarannya sekolah, pasar, perkantoran dan masyatakat umum, program inovasi ini sudah berjalan dan akan terus dilaksanakan,”kata Alkat Alamsyah saat menyambangi Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tanggamus di Balai Wartawan Mulyadi,HS, Selasa (24/1).

Dikatakan Alkat bahwa, sebagian besar peristiwa kebakaran yang terjadi di Kabupaten Tanggamus, disebabkan oleh korsleting listrik (hubungan arus pendek) dan juga kompor gas yang sering lupa dimatikan saat ditinggal pergi. Sosialiasi dan edukasi tersebut tahap awal menyasar wilayah Talangpadang, Gisting dan Kotaagung, sebab ketiga wilayah tersebut merupakan daerah padat penduduk.

“Maka dari itu kami akan gandeng pihak PLN untuk mengedukasi mengenai instalasi listrik yang baik itu seperti apa, sehingga tidak terjadi korsleting listrik, mungkin karena kabelnya tidak standar SNI atau sudah rapuh dimakan usia. Kalau dari kami paling mengedukasi masyatakat langkah pertama apabila terjadi kebakaran, misal kalau dari kompor,itu bisa menggunakan karung goni yang telah dibasahi,”ungkapnya.

Selain itu, lanjut Alkat, pihaknya juga akan door to door ke seluruh perkantoran Pemkab Tanggamus untuk mengecek alat pemadam api ringan (APAR). “Nantinya kita juga akan cek setiap APAR di kantor-kantor Pemkab Tanggamus ini, apakah sudah kedaluwarsa sehingga perlu diganti isinya. Dan memberikan edukasi cara penggunaan APAR yang baik,”ujarnya.

Masih kata Alkat bahwa saat ini, jumlah armada damkar yang dimiliki Pemkab Tanggamus hanya empat unit dan satu mobil tangki sebagai suplay air.

“Dari empat armada, dua armada merupakan armada yang umur kendaraannya sudah tua. Empat armada itu standby di Pos Kotaagung satu, di Pos Talangpadang satu, di Semaka satu dan satu di Pos Pulaupanggung. Tahun ini kami kembali mengusulkan penambahan armada, mudah-mudahan dapat terealisasi,”pungkasnya.(ral)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here