Perahu Nelayan Tenggelam di Perairan Limau, Polisi Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

68
Tim Gabungan yang terjadi dari Satpolairud Polres Tanggamus, Pos Polairud Polda Lampung, Pos AL Kotaagung dan Basarnas saat mendatangi kediaman Aceng (50) warga lingkungan Kapuran Kelurahan Pasar Madang, Kecamatan Kotaagung yang perahunya terbalik di perairan Limau, Tanggamus. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Foto Ist.

KOTAAGUNG–Polres Tanggamus melalui Satpolairud bergerak cepat melakukan koordinasi atas informasi tenggelamnya perahu nelayan mengalami kecelakaan laut di perairan Kecamatan Limau Kabupaten Tanggamus, Senin 16 Januari 2023.

Kasat Polairud Polres Tanggamus Iptu Zulkarnain mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi adanya perahu tenggelam, selanjutnya telah melaksanakan koordinasi lintas instansi.

“Informasi yang masuk sekitar pukul 19.00 WIB, disampaikan oleh keluarga korban bahwa telah terjadi kapal perahu terbalik di sekitar perairan Limau pagi tadi sekitar pukul pukul 04.30 WIB,” kata Iptu Zulkarnain mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Siswara Hadi Chandra, Senin (16/1) malam.

Menurut Zulkarnain, bahwa korban dalam kondisi selamat atasnama Aceng (50) warga lingkungan kapuran kelurahan pasar madang, kota agung.

“Hasil koordinasi bersama tim tadi dan keluarga, bahwa korban dalam kondisi selamat ditemukan oleh nelayan limau,” ujarnya.

Dijelaskan kasatpolairud, kronologis kejadian berdasarkan keterangan nelayan tersebut, bermula, kemarin Minggu 15 Januari 2023 pukul 16.30 WIB, dua orang nelayan dalam perahu yang sama bernama Aceng dan Firman berangkat melaut dari Pantai Kapuran menuju Pulau Tabuan untuk mencari ikan.

Namun, tadi pagi Senin 16 Januari 2023 pukul 04.30 WIB perahu yang mereka bawa mengalami pecah atau patah katir sehingga perahu terbalik. Namun karena perahu mengambang sehingga korban Aceng tetap bertahan di perahu, sementara korban Firman berenang ke daratan terdekat dan sampai di pantai Limau dengan selamat.

Korban Firman kemudian naik ojek menuju ke Kota Agung, sampai pukul 09.00 WIB untuk mengabarkan kepada pihak keluarga dan membuat laporan kepada intansi terkait. Setelah itu, korban Firman beserta saudaranya menggunakan perahu Fiber mencoba untuk menyusul korban Aceng.

Sesampainya di lokasi tenggelamnya kapal, keluarga tidak lagi menemukan korban Aceng, setelah dilakukan penelusuran terhadap nelayan limau, ternyata korban terlebih dahulu ditolong oleh nelayan limau.

“Tim juga sudah melakukan, koordinasi dipastikan korban Aceng telah dievakuasi oleh nelayan Limau dengan selamat. Dan saat ini sedang dilakukan penjemputan dari limau,” terang Zulkarnain.

Kesempatan itu, kasat mengimbau agar nelayan terlebih dahulu memeriksa perahu sebelum pergi melaut untuk mencari rezeki.

“Kami imbau, periksa terlebih dahulu perahu dan alat-alat keselamatan ketika akan melaut, sehingga nelayan selamat dan mendapatkan hasil tangkapan,” imbaunya.

Ditambahkannya, tim terlibat dalam kegiatan tersebut meliputi Pos SAR Tanggamus, Pos TNI AL Kotaagung dan Pos Polairud Polda Lampung.(ral)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here