Diskoperindag Tanggamus Upayakan Solusi Izin SPBN

86
Bangunan SPBN di TPI Kotagagung yang sudah lama berhenti beroperasi. Diskoperindag Tanggamus sendiri berjanji akan mengupayakan solusi sehingga perizinan SPBN dapat segera keluar. Foto Darwin

KOTAAGUNG–Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Dan Menengah Perindustrian Dan Perdagangan (Koperindag) Heri Herryadi menyatakan sangat mendukung dan akan menindak lanjuti harapan nelayan agar kembali beroperasinya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) Koperasi Unit Desa (KUD) Mina Teluk Semangka Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kota Agung.

Menurut Heri Heryadi dukungan suport dan tindak lanjut yang dapat di berikan oleh Koperindag sebatas tugas pokok dan fungsi dinas sebagai organisasi perangkat daerah yang membina Koperasi daerah.

Namun tentunya akan di koordinasikan permasalahan yang ada kepada pengurus KUD, yakni terkait adanya kendala belum diberikannya perizinan dari PT. Pertamina kepada SPBN sebagai sub unit usaha KUD Mina.

“Kami sangat mendukung dan akan menindaklanjuti aspirasi dari para nelayan dan pengurus KUD Mina, supaya perizinan pengoperasi SPBN Mina dapat segera terbit. Pastinya kami akan koordinasikan bersama, dan juga kami juga akan mengupayakan solusi untuk mengkomunikasikan masalah tersebut kepada Pertamina, ” kata Heri Herryadi, Kamis (12/5).

Belum lama ini diberitakan, warga masyarakat nelayan Teluk Semangka Kota Agung, harapkan peran dan dukungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam menyelesaikan perizinan pengoperasian Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) KUD Mina, di areal TPI Kota Agung kepada pihak PT. Pertamina.

Menurut Herlambang seorang tokoh nelayan dan pedagang ikan laut setempat, beroperasinya SPBN tersebut sangat dibutuhkan oleh para nelayan di perairan laut Teluk Semangka.

Karena dengan beroperasi nya SPBN akan memudahkan dan memperlancar pasokan bahan bakar jenis Solar untuk kapal kapal nelayan dalam beraktifitas mencari tangkapan ikan.

“Kemudian yang pastinya akan mengurangi cost pengeluaran bagi nelayan sebab jika membeli solar di SPBU akan menggunakan biaya transportasi lagi, karena lokasi jauh. Nah kalau SPBN beroperasi kami tidak jauh jauh lagi membeli solar, karena SPBN berlokasi di TPI ini, ” katanya.(win/ral)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here