Persemaian Permanen Way Som Produksi 800 Ribu Bibit Pohon

60
Persemaian Permanen Tanggamus, Pedukuhan Waysom Pekon Kotaagung tahun ini menargetkan 800 ribu bibit pohon untuk dibagikan kepada masyarakat. Foto Rio

KOTAAGUNG–Tempat Persemaian Bibit Waysom, Pekon Kotaagung Kecamatan Kotagagung tahun ini menargetkan produksi sebanyak 800 bibit pohon yang akan dibagikan untuk masyarakat.

Menurut Yuni, Mandor Distribusi mewakili Menejer Badan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai, Hutan Lindung, Way Seputih Way Sekampung (BLDAS HL WSS) Lampung Momo Sumarno, dalam 800 ribu bibit itu ada 28 jenis pohon.

“Tahun ini kami produksi 800 ribu bibit pohon, semuanya ada 28 jenis bibit pohon, baik pohon penghasil kayu dan buah,” ujar Yuni.

Ia mengaku, untuk bibit terbanyak adalah jenis sengon sebanyak 160 ribu, durian 95 ribu, pinang lokal atau batas 90 ribu.

Sementara bibit lain di antaranya medang, bambang lanang, sonokeling, mangrove, mahoni, pule. Untuk jenis bibit buah di antaranya pala, alpukat, jengkol, petai, sirsak.

Jenis-jenis bibit tersebut sesuai permintaan masyarakat. Sebab bibit tersebut memang diperuntukkan bagi masyarakat. Maka harapannya bibit akan ditanam oleh masyarakat.

Selanjutnya pengelolaan diserahkan ke mereka, apakah untuk produksi kayu, produksi buah. Namun pastinya dengan ada program ini sebagai bentuk penghijauan lingkungan.

Bibit mulai diproduksi saat meski sebelumnya sudah ada cicilan produksi sebanyak 500 ribu bibit. Sehingga saat ini bibit yang diproduksi duluan sudah bisa diminta oleh masyarakat.

“Jenis bibit yang siap sekarang ini sengon, akasia dan balsa. Kalau lainnya sekitar bulan Juni dan Juli baru bisa dibagikan ke masyarakat,” ujar Yuni.

Bibit pohon tersebut nantinya untuk masyarakat, baik secara perorangan, kelompok tani, instansi yang diberikan secara gratis. Untuk satu orang mendapatkan jatah 1.500 bibit.

Selanjutnya dari jatah 1.500 bibit tersebut, akan mendapatkan 750 bibit pohon kayu dan 250 bibit pohon buah.

Dan untuk syarat permintaan bibit, cukup melampirkan fotokopi KTP, mengisi blanko permohonan, dan kendaraan angkutan untuk membawa bibit.

Yuni mengaku, sementara ini sudah ada 20 orang yang mendaftar untuk meminta bibit. Maka sudah ada sekitar 21 ribu bibit yang siap didistribusikan.

Masyarakat pemohon boleh dari kabupaten/kota se-Lampung, bukan saja untuk Tanggamus. Sebab sarana ini adalah untuk masyarakat Lampung.

“Selama ini masyarakat yang banyak meminta bibit dari Kabupaten Pesisir Barat. Untuk Tanggamus dari Kecamatan Wonosobo, Semaka sekitarnya,”pungkas Yuni. (ral)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here