Hitungan Menit, Sepeda Motor Raib di Gereja

612
Anggota Komisi I DPRD Pringsewu, Sagang Nainggolan menunjukkan sepeda motor yang hilang diparkiran Gereja Kristen Sumatera Bagian Selatan (GKSBS) di jalan. Satria kelurahan Pringsewu Barat Kecamatan Pringsewu

PRINGSEWU – Aksi pencurian sepeda motor (curanmor) kembali marak terjadi di wilayah hukum kabupaten Pringsewu. Kali inii tepat nya di Gereja Kristen Sumatera Bagian Selatan (GKSBS) di jalan. Satria kelurahan Pringsewu Barat Kecamatan Pringsewu sekitar pukul 19:12 wib,Selasa (25/1/22)

Peristiwa yang terekam CCTV gereja (GKSBS) diketahui pelaku curanmor dilakukan oleh 2 orang pria. Namun sayang dari tayangan CCTV kedua pelaku tidak bisa terlihat dengan jelas.

Pendeta GKSBS Pringsewu, Christya P. Putro mengatakan jika kendaraan sepeda motor jenis beat berwarna merah putih berplat B 5550 TCZ yang dicuri milik seorang pendeta gereja HKBP bernama Aris Panjaitan yang terparkir di halaman gereja saat sedang mengikuti latihan paduan suara dalam rangka lomba pesta paduan suara gerejawi (pesparawi) nasional di Yogyakarta Juni mendatang.

“Kejadian terjadi pukul 19:12 sampai 19:14 jadi kurang dari 3 menit. Awalnya tidak ada yang sadar dengan kejadian ini karena semua peserta sedang melakukan latihan paduan suara di dalam gereja. Lalu, setelah di cek CCTV pukul 21:00 wib malam baru ketahuan bahwa motornya hilang dicuri,” Ujar Christyo, Rabu (26/1/22).

Lanjut dia, bahwa kejadian sebelum peristiwa ini terjadi yang mana pada saat itu semua peserta latihan paduan suara tengah berada di dalam gereja lalu pukul 19:12 wib, kedua pelaku yang merupakan orang luar gereja menggunakan sepeda motor masuk ke halaman gereja dan langsung melancarkan aksinya.

“Dari rekaman CCTV ini satu pelaku menunggu di motor mereka dan satu pelaku lain beraksi mencuri motor korban yang posisi motor nya berada di antara 2 mobil yang terparkir di halaman, karena posisinya tertutup mobil, aksi pelaku curanmor ini tidak begitu terlihat. Namun hanya dalam waktu 2-3 menit mereka langsung bisa mencuri motor nya,” Kata dia,

Atas kejadian itu korban langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Pringsewu Kota dengan nomor laporan: LP/TBL-73/I/2022. Dengan adanya kejadian ini korban mengalami kerugian sebesar Rp. 12.000.000

“Saat kejadian terjadi, malam itu kami langsung melaporkanya ke polsek setempat untuk diusut,”ujar Aris Panjaitan.

Sementara menanggapi kejadian marak curanmor di kabupaten Pringsewu, Anggota Komisi I DPRD Pringsewu, Sagang Nainggolan meminta pihak kepolisian Pringsewu untuk menyelesaikan kasus curanmor yang belakangan ini kerap terjadi di Pringsewu.

“Saya meminta pihak kepolisian untuk mengusut kasus curanmor di Pringsewu
baik yang baru terjadi ini maupun yang lalu agar tercipta keamanan dan kenyamanan di lingkungan Pringsewu,”Harapanya. (Mul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here