Dishub Tanggamus Aplikasikan Absensi Digital

250
Plt Kadishub Tanggamus Firman Ranie dan jajaran bersama Tim IT dari UBL membahas mengenai aplikasi absensi digital yang akan diterapkan dilingkungan Dishub Tanggamus. Foto Rio Aldipo

KOTAAGUNG–Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tanggamus berinovasi dengan menggunakan aplikasi absensi digital. Dengan adanya penggunaan absensi digital ini, maka aktivitas pegawai dishub saat melakukan tugas bisa langsung dipantau menggunakan gadget (Handphone maupun Laptop).

Menurut Plt Kepala Dishub Tanggamus, Firman Ranie absensi digital ini bernama Aplikasi sistem absensi (Asisi) Dishub. Dalam pengembangan dan penerapannya dishub menggandeng Tim IT dari Universitas Bandar Lampung (UBL).

“Absensi berbasis IT ini untuk kontrol pergerakan pegawai dishub, kalau ada kegiatan yang mengharuskan mereka di lapangan, jadi bisa terpantau sehingga tidak bisa bolos,”kata Firman Ranie, Kamis (16/9).

Dilanjutkan Firman Ranie bahwa tujuan absensi berbasis digital ini, bertujuan untuk meningkatkan kinerja dari seluruh pegawai disbub baik yang PNS maupun non PNS.

“Kita ingin kinerja pegawai dishub ini meningkat, sehingga perlu untuk dipantau kesehariannya dalam melaksanakan tugas baik dikantor maupun lapangan. Saya setiap hari mendapat laporan kinerja dari pegawai dengan adanya aplikasi ini saya bisa tahu benar atau tidak ini laporan misal saat pegawai laporan mengatur lalu lintas di jalan”sebut mantan Inspektur Tanggamus itu.

Masih kata Firman Ranie bahwa, aplikasi absensi digital ini kedepannya akan dikembangkan lagi yaitu untuk memantau aset yang dimiliki Dishub Tanggamus seperti lampu penerangan jalan umum (LPJU), lampu lalulintas (Traffic light) dan untuk memantau arus lalulintas.

“Jadi nanti kalau ada lampu jalan padam atau lampu lalulintas error maka bisa langsung cepat diatasi. Selain itu juga kondisi jalinbar wilayah barat yang rawan banjir dan longsor juga bisa dipantau, kalau jalan tertutup material longsor maka cepat kita berkoordinasi dengan kepolisian dan BPBD sehingga bisa langsung diatasi,”pungkas Firman Ranie.

Sementara Tim Lab, Internet of Things (IoT) UBL, Sarkawi mengatakan bahwa nantinya aplikasi absensi digital ini terinstal pada masing-masing gadget pegawai dan setiap pegawai diberi ID.

“Kerjasama ini merupakan tindak lanjut MoU antara UBL dengan Dishub Tanggamus. Apakikasi ini multi platform artinya bisa untuk hp berbasis android maupun ios. Nanti setiap pegawai sebanyak 132 orang kita instal, mudah-mudahan dalam waktu dekat ini sudah bisa berjalan,”ujar Sarkawi

Dilanjutkan Sarkawi bahwa saat ini sudah masuk era serba digital sehingga lembaga pemerintah maupun swasta dituntut untuk dapat beradaptasi.”Sekarang tidak bisa kita pungkiri bahwa kita butuh teknologi. Apalagi saat ini masuk era 4.0 dan kita dituntut untuk itu,”pungkas Sarkawi.(ral)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here