Pekerjan Fisik Disdik Dibayangi Refocusing Anggaran

112
Tahun ini Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tanggamus mengalokasikan miliaran rupiah untuk perbaikan maupun membangun ruang kelas maupun ruang guru. Namun anggaran miliaran yang bersumber dari APBN dan APBD tersebut saat ini belum pasti sebab ada wacana refocusing anggaran untuk vaksinasi Covid-19. Foto dok Radar Tanggamus

KOTAAGUNG–Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tanggamus belum dapat memastikan mengenai pembangunan sarana prasarana fisik di satuan pendidikan sebab ada kabar bahwa anggaran yang dikelola disdik baik itu dari APBN maupun APBD Kabupaten Tanggamus kemungkinan bakal dilakukan refocusing menyusul program vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat.

Menurut Kepala Disdik Tanggamus Yadi Mulyadi, sejumlah kegiatan fisik sudah disusun oleh disdik untuk anggaran tahun 2021.”Iya sudah disusun, tapi sekarang bukan masalah final atau belum, namun dikhawatirkan ada refocusing lagi seperti tahun kemarin baik itu dari APBN maupun APBD, jadi kami sementara ini masih melihat perkembangan selanjutnya seperti apa mudah-mudahan tidak ada refocusing untuk fisik,” kata Yadi yang ditemui belum lama ini.

Dilanjutkan Yadi Mulyadi, kalaupun ada refocusing anggaran dari APBN melalui dana alokasi khusus (DAK) maka pemerintah pusat dalam hal ini kementerian keuangan (Kemkeu) RI maupun kementerian terkait bakal mengeluarkan surat keputusan bersama (SKB).”Surat dari kementerian tersebutlah yang menjadi dasar yang mana direfocusing apakah dari DAK atau DAU, tentunya melihat kondisi APBD Tanggamus,” kata mantan Sekretaris Bappelitbang Tanggamus itu.

Ditambahkan Kabid Sarpras Disdik Tanggamus Mulyadi bahwa ada sejumlah pekerjaan fisik yang direncanakan ditahun 2021. Dia merinci untuk sub bidang sekolah dasar (SD) yakni, rehabilitasi ruang kelas sebanyak 114 ruang, rehabilitasi ruang perpustakaan 13 ruang, rehabilitasi ruang guru/TU sebanyak 7 ruang, pembangunan jamban/toilet 4 unit dan pembangunan ruang perpustakaan 3 ruang.

“Untuk SD jumlah penerima manfaat 46 sekolah dengan jumlah total dana Rp25.160.844.000,”ujar Mulyadi.

Dilanjutkan Mulyadi, untuk DAK sub bidang SMP peruntuntukanya direncanakan untuk rehabilitasi ruang kelas 53 ruang, rehabilitasi ruang perpustakaan 4 ruang, rehabilitasi ruang LAB IPA 7 ruang, rehabilitasi ruang lab komputer 1 ruang, rehabilitasi ruang guru/TU 6 ruang, rehabilitasi ruang ibadah/musola 7 ruang dengan total anggaran mencapai Rp15.938.927.000 adapun sasarannya 15 SMP baik negeri maupun swasta.

“Lalu pada Sub Bidang PAUD peruntukannya untuk pembangunan area bermain 1 ruang , pembangunan ruang guru 1 ruang, jumlah penerima manfaat 1 TK Negeri jumlah total dana Rp202.594.000,”terang Mulyadi.

Sedangkan pekerjaan fisik yang dianggarkan dari APBD murni 2021 peruntukannya untuk rehabilitasi ruang kelas 16 ruang, rehabilitasi ruang perpustakaan 2 ruang, pembangunan ruang kelas baru 20 ruang, pembangunan ruang perpustakaan 1 ruang, pembangunan ruang lab IPA 1 ruang, pembangunan ruang guru/TU 1 ruang dan pembangunan toilet jamban 1 unit dengan jumlah penerima manfaat 2 SMP swasta/negeri dan 19 SD negeri jumlah total dana Rp6.985.000.000.

“Semua itu masih belum final, sebab kita tidak tahu mana yang akan direfocusing apakah dari DAK atau yang dari APBD murni,”kata Mulyadi.(ral)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here