YJI Tanggamus Antarkan Penderita Kelainan Jantung Berobat

597

JAKARTA–Azril Hafif bocah 1,2 tahun asal Pekon Tekad Kecamatan Pulaupanggung yang menderita jantung bocor sudah tiba di rumah singgah Peduli Indonesi di Jakarta ,Minggu pagi (21/3) untuk menjalani pengobatan jantung yang dideritanya di Rumah Sakit Harapan Kita.

Azril beserta kedua orangtuanya berangkat ke Jakarta diantar Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Kabupaten Tanggamus Hj. Sri Nilawati Syafi’i, sebelumnya pada Sabtu sore, tlurut mendampingi, jajaran pengurus YJI Kabupaten Tanggamus, diantaranya Retno Ningsih, Wahyu Widayati, Lila Yurhana.

Hj. Sri Nilawati mengatakan bahwa YJI Cabang Tanggamus memiliki kepedulian terhadap Azril, sehingga tergerak untuk turut membantu pengobatannya dimana kondisi keluarganya kurang mampu.

“Karena memang kelainan jantungnya ini harus benar-benar ditangani, apalagi kalau umurnya masih kecil itu akan lebih baik lagi, Kami dari Tanggamus kemarin menjemput di kediaman orang tuanya dan ditugu cokelat kami dilepas oleh ibu bupati Hj. Dewi Handajani. Alhamdulillah Minggu pagi kami sampai di Rumah Singgah Peduli Jantung perwakilan dari Lampung dan disini kami bertemu dengan relawan rumah Singgah Peduli Cabang Jakarta Barat,”kata Sri, Minggu (21/3).

Sri berharap, Azril segera mendapatkan penanganan yang baik dan bisa kembali ke Tanggamus dalam keadaaan sehat, sehingga dapat kembali dan tumbuh menjadi anak yang cerdas sehat dan berguna untuk Kabupaten Tanggamus.

“Saya juga berpesan kepada kedua orang tua Azril, agar tetap kuat, sabar dan tabah menerima ujian dari Allah SWT,”ujarnya.

Sementara itu perwakilan Yayasan Rumah Singgah Peduli Indonesia, Nuraini Parida Koordinator Peduli Jantung Jakarta Barat, menjelaskan bahwa pihaknya menerima dengan tangan terbuka pasien dari manapun, termasuk dari Lampung.

Menurut dirinya, rumah singgah Peduli Cabang Jakarta Barat adalah rumah singgah rujukan dari rumah sakit daerah yang tujuannya ke Rumah Sakit Harapan Kita ataupun Rumah Sakit Darmais

“Kita juga memprioritaskan pasien yang berasal dari Lampung yang memiliki riwayat jantung atau Camser. Tapi kita juga tidak bisa menutup mata jika ada pasien yang berasal dari luar daerah Lampung dan membutuhkan, maka harus siap kami bantu karena yayasan ini adalah yayasan peduli kepada siapa saja dan harus ada sinergi langsung. Dengan harapan semua pasien yang masuk ke Rumah Sakit Harapan Kita dapat ditangani oleh dokter dan kembali sembuh,” terang Nuraini Parida.(iqb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here