P2SBP Berikan Bantuan Korban Banjir di Pardasuka

213

PRINGSEWU – Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana banjir bandang di kecamatan Pardasuka di masa pandemi COVID-19. Paguyuban Pengiat Seni Budaya Pringsewu (P2SBP) menggelar bakti sosial (Baksos) dengan memberikan bantuan makanan siap saji kepada korban bencana banjir di Kecamatan Pardasuka, Kamis (14/1/21).

Ketua 1 Bidang Organisasi, Safrudin didampingi Ketua III Bidang Kesejahteraan, Iwan mewakili Ketua Umum P2SBP Ridwan mengatakan P2SBP sebuah wadah organisasi terdiri dari berbagai macam pengiat seni hiburan moderen maupun seni tradisional yang juga bergerak dibidang sosial.
“Bantuan ini sebagai bentuk perhatian kepada saudara-saudara kita di kecamatan Pardasuka yang terkena musibah banjir bandang. Mudah-mudahan bantuan yang diberikan sebagai bentuk solidaritas dari teman-teman P2SBP setidaknya bisa sedikit meringankan beban para korban banjir selama ini sudah sulit di masa pandemi, “Ucapnya.

Lanjut dia, bahwa bantuan yang diberikan berupa makanan siap saji berupa mie instan berjumlah 50 kardus merupakan hasil swadaya dari masing-masing Korwil Kecamatan P2SBP.
” Untuk bantuan sudah kita serahkan langsung melalui Ibu camat Pardasuka agar tetap sasaran yang sistem pembagian juga kami dampingi dari perwakilan Korwil kecamatan, “kata Safrudin.

Dijelaskan Safrudin, bahwa P2SBP baru terbentuk secara resminya pada tanggal 23 Agustus 2020 yang Sekretariat berada di Pekon Sukoharjo III kecamatan Sukoharjo. Selain itu juga P2SBP sudah terbentuk Korwil di masing-masing kecamatan dengan jumlah keseluruhan anggota di kabupaten Pringsewu mencapai sekitar 500 orang.
Untuk yang sudah terdaftar di Kartu Tanda Anggota (KTA) sekitar 400 orang.
“Para pengiat seni dari profesi masing-masing mempunyai jasa hiburan untuk modern seperti orkes, organ tunggal, band. Sedangkan pengiat seni Tradisonal seperti kuda kepang, wayang kulit dan lain sebagainya, “terang dia.

Menurut Safrudin, bahwa didirikan P2SBP ini tujuan sebagai wadah kebersamaan untuk Pemersatu agar hidup guyun rukun pelaku seni modern maupun tradisional di kabupaten Pringsewu supaya tidak liar dalam menjalin hubungan yang baik dengan forkopimda dan masyarakat umumnya. “Sehingga, Kedepannya kita berharap P2SBP bisa terarah menjadi paguyuban yang kuat, “harapannya. (Mul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here