Selidiki Penyebab Pasti Kebakaran, Polres Tanggamus Libatkan Labfor Jakarta

898

KOTAAGUNG–Polres Tanggamus akan melibatkan laboratorium forensik (Labfor) Cabang Jakarta dalam penyelidikan kebakaran Kantor BPD Bank Lampung Cabang Kota Agung.

Hal itu diungkapkan Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas setelah tim Inafis melakukan identifikasi dan oleh tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran kantor BPD Lampung yang berada di Jalan Merdeka area Pasar Kota Agung.

“Pasca kebakaran, tindakan kepolisian yang telah dilakukan dengan memasang police line. Selanjutnya menunggu Puslabfor Forensik Jakarta guna proses identifikasi lengkap dan berdasarkan hasil koordinasi Puslabfor Cabang Jakarta, tim akan datang diperkirakan besok Minggu (29/11) atau Senin (30/11),” ujar Edi Qorinas, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya

Dilanjutkan Edi, adapun pelapor dalam peristiwa tersebut adalah Roji (32) alamat Pekon Kota Agung, Kecamatan Kota Agung sebab ia sedang bekerja sebagai security Bank Lampung saat kejadian.

“Selain kerugian yang diderita oleh Bank Lampung, pihak lain yang terimbas kebakaran juga dialami pemilik ruko yang bersebelahan yakni Rudi (51) pemilik toko kelotongan yang berada di belakang BPD serta Sri Suryani (53) pemilik toko bangunan yang berada di samping kanan BPD,” papar Edi Qorinas.

Kasat menjelaskan, berdasarkan keterangan Roji selaku pelapor, bahwa saat ia berada di kantor saat bertugas, Sabtu (28/11) sekitar pukul 10.30 WIB. Ia melihat kepulan asap dan kobaran api dari lantai dua kantor Bank Lampung Cabang Kota Agung Kabupaten Tanggamus.

“Kemudian ia meminta tolong kepada warga sekitar dan langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran. Masyarakat yang berada disekitar lokasi langsung berupaya membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu petugas pemadam kebakaran tiba,” terang Edi Qorinas.

Sambungnya, pada pukul 10.35 WIB Anggota Koramil 424-03/KTA beserta anggota Polsek Kota Agung dan Polres Tanggamus tiba dilokasi untuk mengamankan dan mensterilkan lokasi. Lalu pukul 10.40 WIB, satu mobil Damkar tiba disusul 3 mobil lainya melakukan pemadaman dan pendinginan.

Disinggung apakah kebakaran tersebut terkait adanya sabotase, Kasat menegaskan bahwa pihaknya belum dapat menentukan. Namun berdasarkan keterangan sementara dari saksi-saksi dugaan kebakaran karena korsleting listrik.

“Dugaan sementara korsleting listrik. Untuk hal lainnya, nanti menunggu hasil penyelidikan Puslabfor,” tegasnya.

Ditambahkan Kasat, terkait kerugian Bank Lampung Cabang Kota Agung, pihaknya juga masih berkoordinasi pihak terkait

“Untuk kerugian BPD Lampung masih dalam perhitungan. Dan untuk kerugian toko terimbas milik Rudi dan Sri Suryani hanya terbakar bagian atap gedung ruko, kerugian materinya juga masih dalam perhitungan,” pungkasnya.(ral)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here