ASN Puskesmas Bulok Terpapar Covid-19

1004
Ilustrasi Net

KOTAAGUNG–Jumlah orang yang terpapar Virus Covid-19 di Kabupaten Tanggamus terus bertambah, kini tercatat sudah 128 pasien positif Covid 19. Dalam tiga hari yakni Jumat hingga Minggu (20-22 November) tercatat ada 10 penambahan pasien Covid, satu diantaranya meninggal dunia.

Juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tanggamus dr.Eka Priyanto menyebutkan, penambahan tersebut terdiri dari pasien nomor 119 seorang laki-laki berusia 51 tahun, dan pasien nomor 120, laki-laki berusia 17 tahun, semuanya warga Kecamatan Kota Agung.

“Pasien 119 merupakan hasil tracing dari pasien 057 seorang perempuan dan pasien 120 hasil tracing dari pasien 066 seorang laki-laki beralamat di Kota Agung,”ujar Eka melalui rilis tertulis, Sabtu malam.

Disebutkan Eka, dari penambahan tujuh kasus tersebut, satu diantaranya meninggal dunia.Sayangnya untuk kasus yang diidentifikasi nomor 121 ini, tidak ada penjelasan riwayat dan kronologis perawatan sampai pasien meninggal dunia. Hanya disampaikan pasien seorang perempuan berusia 48 tahun di Kecamatan Bulok.

“Pada kasus 121 merupakan berita duka, pasien 121 sudah dimakamkan di TPU Pekon Banjar Masin, Bulok dan Gugus Tugas Tanggamus menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada keluarga,” terang Eka.

Kepada pasien yang meninggal dunia, Tim Satgas Covid 19 mengucapkan duka ya v mendalam.”Semoga almarhumah meninggal dalam keadaan syahid, diampuni dosa-dosanya dan diterima semua amal ibadahnya. Keluarga yang ditinggalkan senantiasa tabah dan mendapatkan kemudahan oleh Allah SWT,” kata Eka.

Selanjutnya empat kasus lainnya, terdiri kasus hasil tracing kontak erat dari kasus di Kabupaten Pringsewu. Pasien diidentifikasi nomor 122, yakni perempuan berusia 40 tahun, alamat Gunung Terang, Kecamatan Bulok.

“Kasus 122 merupakan tracing kontak erat dari kasus yang ada di Kabupaten Pringsewu. Kasus 122 merupakan ASN yang bertugas di Puskesmas Bulok,” jelas Eka.

Kemudian pasien isolasi mandiri di rumah yang ada di Bandar Lampung dengan pertimbangan tidak ada keluhan yang dirasakan saat ini, permintaan dan kesanggupan dari pasien serta keluarga.

“Untuk isolasi mandiri di rumah tetap dengan mengikuti ketentuan dan mematuhi protokol Kesehatan yang sudah di tentukan oleh Gugus Tugas Kabupaten Tanggamus,” imbuh Eka.

Selanjutnya tiga kasus hasil tracing dari pasien 86 beralamat di Kota Agung. Mereka diidentifikasi pasien nomor 123, perempuan berusia 53 tahun, alamat di Kecamatan Kota Agung; pasien 124, seorang perempuan, berusia 41 tahun di Kecamatan Gisting; pasien 125 seorang laki-laki berusia 53 tahun di Kecamatan Talang Padang.

“Pasien 123 dan pasien 124 dilakukan isolasi di RSUD Batin Mangunang, Kota Agung. Sedangkan pada pasien 125 atas permintaan dan kesanggupan dari pasien dan keluarga untuk di isolasi mandiri di rumah,” papar Eka.

Selanjutnya tiga penambahan kasus yang terkonfirmasi positif covid 19 pada Minggu (22/11). Rinciannya satu kasus baru dan dua hasil tracing. Adapun datanya pasien 126 ZF usia 30 tahun seorang laki-laki alamat Kedaloman Gunung Alip, pasien 128 KZ perempuan usia 13 tahun dan Pasien 128 DM seorang perempuan usia 11 tahun keduanya warga Talangpadang.

“Pasien 126 merupakan kasus baru yang terkonfirmasi positif, pasien merupakan pasien yang bergejala batuk pilek dan keseharian kerja di zona merah Bandarlampung. Dengan hasil swab menunjukkan hasil positif SARS CoV2, atas dasar itu pasien 126 dilakukan isolasi di RSUD Batin Mangunang,”terang Eka.

Kemudian kepada pasien 127 dan pasien 128 merupakan hasil tracing dari pasien 101, Ey yang ada di Talangpadang. “Pada pasien 127 dan 128 tidak bergejala serta permintaan keluarga dan kesanggupan dari keluarga untuk dilakukan isolasi mandiri di rumah. Dengan mengikuti ketentuan dan mematuhi protokol kesehatan yang sudah di tentukan oleh Satgas Covid 19 Kabupaten Tanggamus,”kata Eka.

Eka menambahkan, langkah tindak lanjut yang dilakukan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tanggamus, melakukan tracing terhadap orang yang kontak erat dengan para pasien kasus baru.

Melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan pasien, melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

“Penutupan sementara pelayanan di Puskesmas Bulok selama tiga hari untuk dilakukan penyemprotan disinfektan,” terang Eka.

Dengan kondisi perkembangan tersebut maka saat ini di Tanggamus terdapat 128 kasus. Rinciannya 88 orang selesai isolasi, 35 pasien dirawat, dan lima kasus kematian

Kemudian bagi orang sudah selesai isolasi tetap melaksanakan protokol kesehatan untuk menghindari penularan ulang dari lingkungannya.

“Saudara-saudara, kasus Covid-19 yang ada di Tanggamus semakin hari semakin meningkat, kita harus sama-sama berupaya mencegahnya yakni dengan disiplin dalam penerapan protokol kesehatan,”tegas Eka.(ral)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here