Omzet Budidaya Ikan Nila Capai Ratusan Juta

219
Sugianto pembudidaya Ikan Nila di Pekon Kalibening Kecamatan Talangpadang yang memiliki omzet ratusan juta dalam sekali siklus panen. Foto Rio Aldipo

TALANGPADANG–Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) Suka Kaya Pekon Kali Bening Kecamatan Talangpadang merupakan salah satu kelompok yang membudidayakan ikan tawar jenis nila. Kendati baru hitungan satu tahun , namun kelompok yang diketuai Sugianto ini mampu meraih omzet ratusan juta rupiah dalam sekali siklus panen.

Menurut Sugianto, kolam yang dirinya kelola bersama kelompok ada tiga kolam dengan total luas 15 .600 meter persegi yang ditanami 175 ribu benih Nila jenis Black Prima. Setiap satu kolam ditanami 40 ribu-50 ribu benih dengan satu siklus 3,5-4 bulan.

“Untuk panennya menghasilkan 75-80 persen dari total benih yang dimasukan. Contohnya satu kolam dengan benih 40 ribu maka panennya bisa mencapai 9,2 ton dengan penghasilan satu kolam kurang lebih Rp55 juta,”katanya ,Senin (26/10).

Dilanjutkan Sugianto bahwa selain untuk pribadi,dirinya juga ikut andil dalam mengembangkan Budi daya Ikan Nila bagi petani lain di wilayah Tanggamus.

“Saya juga aktif membina 30 an petani yang tersebar di delapan kecamatan diantaranya Talangpadang, Airnaningan dan Pulaupanggung,”ujar pria lulusan SMK Teknik Mesin itu.

Masih kata Sugianto bahwa secara keseluruhan dirinya beserta anggota Pokdakan dan mitra binaan lain dalam satu siklus menaburkan satu juta benih dan total pakan 280 ton.

“Jadi kalau digabung antara kolam saya dengan beberapa petani lain yang menjadi binaan Pokdakan Suka Kaya dalam satu siklus menghasilkan 215 ton ikan nila. Dengan harga Rp18.500/kg yang dijual kepada pengepul,”ungkapnya.

Masih kata Sugianto bahwa usaha ikan nila saat ini bisa dikatakan menjanjikan dan banyak orang yang sudah tertarik hanya saja saat ini kendala petani adalah mengenai permodalan dan sarana.

“Persoalan cuma itu yakni permodalan dan sarana berupa kincir air. Kalau pemerintah mau memfasilitasi bantuan tersebut maka petani Tanggamus bisa sejahtera,”ucap pria yang mengaku beternak nila dengan cara otodidak itu.

Ia juga mengaku siap membantu masyarakat yang ingin berusaha beternak Nila.”Saya siap berbagi ilmu cara beternak nila agar hasilnya bagus. Kalau modal terbatas juga saya siap memberikan solusinya,”pungkas Sugianto.(ral)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here