Positif Covid-19 di Tanggamus Bertambah Dua

870
Ilustrasi Net

KOTAAGUNG–Terjadi penambahan dua kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Tanggamus, sehingga sekarang total sudah ada 44 kasus.

Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tanggamus dr.Eka Priyanto. Kedua kasus tersebut diidentifikasi kasus 043 dan 044 semuanya laki-laki. Keduanya adalah kasus baru tidak terkait dengan hasil tracing dari pasien Covid-19 yang ada di Tanggamus.

Untuk pasien 043 adalah seorang anak berusia 9 tahun dari Kecamatan Limau. Anak tersebut terpapar hasil tracing pasien Covid-19 yang ada di Bandar Lampung.

“Dari kasus Bandar Lampung ada empat orang yang dilakukan pemeriksaan RT-PCR dan hasilnya terdapat satu yang positif SARS CoV-2,” kata Eka, Senin (19/10).

Dilanjutkan Eka pasien 043 yang merupakan anak-anak tersebut selanjutnya dilakukan Isolasi di Puskesmas Antar Brak Kecamatan Limau. “Atas kesepakatan bersama antara Tim Gugus Tugas Kecamatan, Gugus Tugas Pekon serta Puskesmas Antar Brak, Kecamatan Limau pasien diisolasi di puskesmas tersebut, pertimbangannya
tidak ada gejala pada pasien, umur pasien yang masih 9 tahun,”terang Eka.

Kemudian untuk pasien 044, dari Kecamatan Pulau Panggung. Laki-laki berusia 65 tahun mempunyai riwayat perjalanan dari Tangerang, Jawa Barat.

“Pasien mengeluhkan nyeri kepala dan batuk kering dan disertai dengan mual, kemudian oleh keluarga dibawa ke RS Urip Sumoharjo, Bandar Lampung untuk dilakukan pengobatan,”kata Eka.

Dirumah sakit Urip Sumoharjo, terus Eka, dilakukan beberapa tindakan terhadap pasien 044 yakni rapid tes pada pasien dengan hasil reaktif, rontegen dada ditemukan gambaran bronkhopneumonia dextra dan pemeriksaan PCR yang hasilnya positif SARS CoV-2.

“Sekarang pasien 044 dilakukan perawatan di ruang isolasi RS Urip Sumoharjo untuk mendapatkan penanganan atau tindakan lebih lanjut sesuai dengan tatalaksana penangan kasus Covid-19,” kata Eka.

Langkah tindak lanjut dari dua kasus baru tersebut Gugus Tugas Covid-19 Tanggamus akan melakukan tracing bagi orang yang kontak erat dengan para pasien.

Dilakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan pasien. Melakukan edukasi ke masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19.

“Untuk orang yang sudah selesai isolasi tetap melaksanakan protokol kesehatan untuk menghindari penularan ulang dari lingkungannya,” sebut Eka.

Ia juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat lebih meningkatkan penerapan protokol kesehatan, dengan sering mencuci tangan pakai sabun, memakai masker, jaga jarak dan tidak berkerumun.

Selain itu jaga stamina tubuh, istirahat yang cukup, rutin berolahraga dan segera ganti pakaian sepulang bepergian.

“Jaga diri kita, jaga keluarga kita dan orang-orang terdekat kita agar tidak tertular Covid-19, sehingga pandemi Covid 19 ini segera berakhir. Dukung tetangga kita yang terpapar Covid-19, agar sabar dan kuat karena siapa pun bisa terpapar Covid-19,” pungkas Eka.(ral)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here