Tantangan KOK, Kembangkan Olahraga Sampai ke Desa

115

PRINGSEWU – Sembilan Pengurus Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK) se-Kabupaten Pringsewu masa bhakti 2020-2024 telah terbentuk.

Pengukuhan dan pelantikan sembilan KOK tersebut secara bertahap oleh Ketua Umum KONI Kabupaten Pringsewu Dwi Pribadi. Diawali pada pengurus KOK Kecamatan Adiluih dan Sukoharjo, Minggu (11/10/2020)

Lalu berlanjut pada pengurus KOK Kecamatan Banyumas dan Pagelaran Utara, Sabtu (17/10/2020). Kecamatan Ambarawa dsn Pardasuka, pada Minggu (18/10/2020). Kecamatan Pringsewu dan Pagelaran, pada Sabtu (24/10/2020) dan terakhir KOK Kecamatan Gadingrejo, Minggu (25/10/220).

Ketua Umum KONI Kabupaten Pringsewu Dwi Pribadi saat mengukuhkan KOK Kecamatan Adiluwih meminta kepada pengurus KOK agar segera melakukan pendataan dan pembinaan serta memverifikasi klub olahraga yang ada di kecamatan masing-masing.

Juga harus melaksanakan dan mengoordinasikan kegiatan Pekan Olahraga Kecamatan ( PORCAM )
“Terpenting lagi selalu bersinergi dan menjalin kerjasama dengan semua pihak dan steakholder di kecamatan setempat. Jadi, KOK harus menunjukkan perannya di tengah-tengah masyarakat sebagai
perpanjangan tangan KONI Kabupaten Pringsewu, ” Harapannya.

Disisi lain Dwi Pribadi juga meminta kepada pengurus KOK agar segera membuat perencanaan, mengatur strategi dan bergerak cepat untuk
membidik atlet berkualitas yang ada di pelosok Pekon (desa) dan Kecamatan, terutama yang belum tersentuh pembinaan.

“Jadi jangan sampai atlet
berkualitas milik kita justru mereka dibina oleh cabang olahraga yang
berada diluar KONI Kabupaten Pringsewu,”tegas Ketua Umum KONI Kabupaten Pringsewu.

Sementara itu Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Pringsewu Jahron juga meminta kepada jajaran pengurus KOK dan KONI agar bisa mengemban amanah dan tupoksinya.

“Terutama untuk melakukan pembinaan serta meningkatkan prestasi olahraga dari seluruh cabor yang ada hingga di tingkat Pekon (desa). Namun hasil prestasinya bisa ke tingkat nasional hingga dunia,”harapnya.

Jahron juga menghimbau, agar KOK dan KONI bisa mendata dan menginventarisasi berbagai fasilitas olahraga yang ada hingga ditingkat Pekon.”Data ini sangat penting, sebab untuk diinvetarisir apakah fasilitas itu masih layak atau tidak,”imbuhnya.(mul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here