Belasan Pimdes Golkar Siap Sukseskan Musda

129

PRINGSEWU – Belasan perwakilan dari pimpinan desa (Pimdes) Partai Golkar Kabupaten Pringsewu, menyatakan sikap akan solid dan mensukseskan Musda Partai Golkar yang akan digelar pada bulan September ini.

Pernyataan sikap para perwakilan Pimdes yang berlangsung di Sekretariat DPD II Partai Golkar Pringsewu, Senin (14/9/2020).

Sikap solid para pimpinan desa itu di saksikan Ketua DPD II Partai Golkar Pringsewu Suherman, Ketua AMPG Mar Tehe (Ahmad Muslim), dan anggota Fraksi Partai Golkar Asita Nurgaya.

Hal ini seperti yang diutarakan 
Pimdes Pagelaran Kecamatan Pagelaran, Anjar , bahwa tidak pernah mendengar sekalipun jika Suherman menjadi ketua DPD II Partai Golkar Pringsewu, seluruh Pimdes akan mundur. 

“Bahkan di Pagelaran juga tidak di temukan surat pengunduran diri dari pimdes. Kita ingin musda ini mengikuti peraturan AD/ART Partai Golkar,” ungkapnya. 

Sementara  Pimdes Pekon Margosari Kecamatan Pagelaran Utara, Sutiyo menyatakan bahwa Pimdes tidak akan melawan AD/ART Partai Golkar. “Kami tetap ikut aturan partai, jadi tidak ada pimdes yang akan mundur apabila Suherman terpilih kembali menjadi ketua,” ungkapnya.

 Ketua AMPG Mat Tehe disapa akrab Ahmad Muslim meminta seluruh pimpinan desa (Pimdes) dari sembilan kecamatan untuk tetap solid dan bersatu demi kebesaran Partai Golkar. “Ada musda tidak ada musda kita adalah saudara. Karena , partai golkar selalu mengedepankan azas musyawarah mufakat,’ ungkap Mat Tehe yang di Amini belasan perwakilan Pimdes dan setuju untuk tetap siap solid di Golkar dan tidak akan mundur dari jabatan Pimdes.

Sementara Ketua DPD II Partai Golkar Suherman menyatakan kehadiran para perwakilan Pimdes dari sembilan kecamatan adalah untuk minta klarifikasi terkat pemberitaan di media yang menyebutkan para Pimdes akan mundur. 

“Saya selaku pimpinan  siap di tugaskan oleh partai politik. Jika saya di perintahkan untuk mundur dari pencalonan ketua DPD II partai Golkar akan saya ikuti, begitu jika di suruh maju ya harus patuh,” ungkapnya.

Diakui Suherman, bahwa jelang musda DPD II Partai Golkar, suhu politik di internal partai berlambang pohon beringin tampak dinamis. “Sudah jelas jargon partai Golkar mulai dari pusat hingga daerah dalam menentukan pimpinan adalah selalu mengutamakan musyawarah mufakat. Jadi, apa yang di instruksikan DPP Partai Golkar tentang musyawarah dan mufakat harus di ikuti,” tegas dia. (Mul) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here