Selidiki Penyebab Kematian, Mayat Anonim Di Autopsi

222

KOTAAGUNG–Pihak kepolisian resor (Polres) Tanggamus mengirim mayat Anonim yang ditemukan terdampar di Pantai Kaur Gading Pematangsawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Bandar Lampung untuk dilakukan autopsi. Sebelumnya jenazah lebih dulu dilakukan visum di RS Batin Mangunang Kotaagung, Rabu dini hari.

Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas mengungkapkan bahwa autopsi diperlukan guna mengungkap penyebab kematian serta mengetahui identitas mayat anonim tersebut.

“Untuk mengungkap terang penyebab kematian dan identitas mayat anonim tersebut maka dilakukan autopsi di RS Bhayangkara Bandar Lampung,” uja Edi Qorinas mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, Rabu (5/8) sore.

Dilanjutkan kasat, bahwa hal ini dilakukan setelah pemeriksaan visum RSUD Batin Mangunang Kota Agung yang belum dapat disimpulkan penyebab maupun identitas mayat tersebut.”Ini merupakan langkah lanjutan dan mudah-mudah ada hasil terang setelah pelaksanaan autopsi nantinya,” pungkas Edi Qorinas.

Sementara itu menurut Kapolsek Pematang Sawa Ipda Ahmad Junaidi bahwa proses evakuasi mayat dari lokasi ditemukan sampai RSUD memakan waktu hingga enam jam.

Dimana mayat baru tiba di RSUD Batin Mangunang dinihari tadi, Rabu (5/8) sekitar pukul 01.00 WIB setelah dievakuasi melalui jalur laut dilanjutkan jalur darat. Dan ketika sampai langsung disivisum hingga pukul 05.00 WIB.

“Sesampainya di RS, terlebih dahulu dilakukan pembersihan dan visum oleh Tim Inafis Polres Tanggamus dan tim dokter RSUD Batin Mangunang dengan menggunakan APD lengkap,” ungkap Ipda Ahmad Junaidi.

Sambungnya, mayat juga sempat diperiksa di Puskesmas Way Nipah barulah dikirimkan ke RSUD Batin Mangunang, untuk dilakukan identifikasi lalu visum mayat verbal luar oleh dokter.

Kapolsek menjelaskan, hasil visum untuk pemeriksaan luar diketahui, mayat berjenis kelamin laki-laki, tinggi badan 155 cm, berat badan 60 kg. Kondisi muka sudah tidak dapat dikenali dan kulit kepala terkelupas.

“Untuk gigi dalam kondisi utuh, tidak ditemukan luka terbuka. Adapun pakaiannya berupa celana panjang warna abu-abu tanpa merek, celana dalam warna putih merek Hings ukuran 36 dan tanpa baju,” terang Junaidi

Ditambahkannya, bahwa sebelumnya mayat ditemukan dengan kondisi telah membusuk, pertama kali di temukan oleh saksi Nabil pelajar 15 tahun warga Pekon Kaur Gading, Selasa (4/8) sekitar pukul 10.30 WIB.

Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya bersama Satreskrim Polres Tanggamus bakal menyelidiki temuan mayat di pantai Pekon Kaur Gading tersebut, karena sudah dua kali ada temuan mayat di Kecamatan Pematang Sawa dalam waktu yang berdekatan.

Dimana keduanya ditemukan di pantai atau diduga tenggelam di laut. Lalu keduanya bukan warga Pematang Sawa.

“Untuk mendukung penyelidikan tersebut maka mayat dievakuasi ke RSUD Batin Mangunang, Kota Agung bahkan kini di RS Bhayangkara,” tandas Junaidi.(ral)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here