Dua Pekon “Blank Spot”, Pringsewu Minta Bantu Kemenkominfo

136
Ilustrasi Net

PRINGSEWU – Keluhan warga terkait sejumlah wilayah yang masih belum terjangkau jaringan seluler disikapi Dinas Kominfo Pringsewu dengan meminta bantuan ke Kementerian Kominfo. Setidaknya ada dua daerah di kabupaten itu agar bisa masuk jaringan telekomunikasi.

“Sudah kita sampaikan ke Kementrian Kominfo terkait masih adanya wilayah di Pringsewu yang belum terjangkau jaringan seluler,” kata Kadiskominfo Pringsewu Samsir Kasim.

Dua daerah yang diusulkan agar bisa masuk jaringan telekomunikasi itu adalah Way Kunyir di Pagelaran Utara dan Pekon Selapan di Kecamatan Pardasuka.

Langkah ini juga merupakan upaya mewujudkan teknologi informasi sampai ke pekon. Sekaligus terkoneksinya pekon dengan jaringan internet.

“Keluhan warga terkait jaringan seluler seperti di Way Kunyir yang kini menjadi lokasi TMMD Kodim 0424 Tanggamus kita sikapi dengan proses usulan ke Kementrian Kominfo,” ungkapnya. 

Untuk diketahui seperti diberitakan sebelum nya, masyarakat pekon Way Kunyir kecamatan Pagelaran Utara Kabupaten Pringsewu, mengharapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu mendirikan tower pemancar untuk memudahkan akses komunikasi warga. 

Pasalnya, di pekon setempat tersebut belum ada tower pemancar jaringan seluler.
Akibat tidak miliki pemancar sinyal seluler dipekon itu, warga selalu kesulitan berkomunikasi dengan sanak keluarga diluar pekon. Dampaknya, kurangnya informasi bagi warga maupun pun pemerintah setempat.

Hal ini seperti dialami Widodo salah satu jurnalis Pringsewu yang mengeluhkan terkait akses sinyal HP yang sangat minim saat datang menghadiri acara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMDD) ke 108 Kodim 0424 Tanggamus di pekon Way Kunyir, Selasa (30/6/20).

“Jangankan untuk internetan, untuk nelpon saja sinyalnya susah sekali, kecuali di tempat-tempat tertentu, ” keluhnya.

Dijelaskan Widodo, sebenarnya kemajuan suatu pekon sendiri terletak pada pembangunan dan akses komunikasi yang ada di wilayah itu agar tidak terisolir. 
” Untuk itu kami berharap kedepan agar bisa dianggarkan pemerintah untuk pendirian tower itu, agar akses komunikasi nelpon dan internet di pekon Way Kunyir bisa berjalan dengan baik dan dirasakan manfaat oleh seluruh masyarakat,” harapnya.

Kepala Pekon Way Kunyir, Suparman mengatakan sampai saat ini akses telpon atau internet di pekonnya menjadi kendala utama. Sehingga setiap warga ini memasang antena modem disamping rumah menggunakan tiang bambu dengan ketinggian sekitar 7 meteran agar mendapatkan sinyal. 
“Warga disini kalau mau nelpon itu pakai modem antena itu biar dapat sinyal. Kalau nggak pakai itu ya nggak bisa nelpon sinyal sering hilang,” kata dia. 

Menurut Suparman, sudah sering pihaknya ajukan kepada Pemerintah dengan menyediakan lahan hibah untuk pengajuan pendirikan tower seluler. 
“Lahan sudah saya siapkan punya pribadi dihibahkan untuk pembangunan tower. Tetapi, sampai saat ini juga belum direalisasikan,” ucapnya. 

Sementara itu, Dandim 0424 Tanggamus Letkol Inf. Arman Aris Sallo mengakui di lokasi TMMD Ke 108 di pekon Way Kunyir untuk akses komunikasi masih sangat minim sinyal telpon seluler ini sudah di bahas di tindak lanjuti dalam rapat terbatas dengan Pemkab Pringsewu beberapa waktu lalu. 

“Ada 4 titik di spot tempat- tempat tertentu yang memang tidak ada sinyal telepon. Yang jelas sudah kita bahas tindak lanjuti dengan Pemda dicatat oleh Kominfo agar nanti ada usaha peningkatan jaringan telpon dan internet di Way Kunyir,” pungkasnya.(Sag/mul) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here