Warga Temukan Mayat Terdampar Di Bibir Pantai

1426

PEMATANGSAWA–Mayat Laki laki tanpa identitas ditemukan warga terdampar di sekitar pantai tak jauh dari pelabuhan dusun Limus, Pekon Martanda, Kecamatan Pematang Sawa, sekitar pukul 11.45. wib, Sabtu (25/7).

Mayat yang diperkirakan berumur 27-30 tahun tersebut ditemukan, tanpa mengenakan celana dan memakai baju hitam berkerah. Mantan RT Dusun Limus, Pekon Martanda Agus Riyadi mengatakan bahwa mayat ditemukan oleh warga pada saat kondisi air laut disekitar bibir pantai pelabuhan Limus sedang surut, mendengar informasi tersebut menurutnya dirinya mendatangi langsung tempat penemuan mayat tersebut.

“Jenis kelaminnya, laki laki. Kalau identitasnya kita tidak bisa temukan, karena hanya mengenakan baju berkerah berwarna hitam dengan logo BMW, kita lihat posisinya sudah di pinggir pantai,”kata Agus Riyadi.

Agus menambahkan, mayat tersebut saat telah dievakuasi oleh warga, namun menurutnya warga tidak berani mengambil langkah selanjutnya, ditempat tersebut juga lanjutnya telah datang aparat dari pekon Martanda, serta tokoh masyarakat.

“Pihak kepolisian masih dalam perjalanan, dari Kotaagung dan akan menuju kesini, warga tidak berani mengambil tindakan untuk memakamkan mayat tersebut, menunggu intruksi selanjutnya, kalau tidak ada perintah kemungkinan masyarakat disini juga yang akan memakamkannya,”terangnya.

Sementara itu, Kepala Pos Basarnas Heri Ansoni mengatakan, tim Basarnas tengah menuju tempat ditemukannya mayat tersebut. Dan untuk kronologisnya pastinya pihaknya belum dapat menyimpulkan.”Kronologisnya belum pasti, jika sudah dapat secara pasti nanti saya sampaikan, soalnya kita hanya mendapat laporan penemuan mayat,”ujarnya.

Terpisah, Camat Pematang Sawa Agus Somad membenarkan penemuan mayat tersebut. Pihaknya menurut camat telah memerintahkan aparatur pekon untuk segera berkoordinasi dengan petugas kesehatan serta babinkamtibmas dipekon setempat, agar tidak menganggu aktifitas nelayan maupun warga.

“Kami turut prihatin, atas ditemukannya mayat di Dusun Limus, Pekon Martanda, dan aparat disana telah diintruksikan agar segera mengambil langkah langkah penanganan yang tentunya berkoordinasi dengan Babinsa dan petugas kesehatan setempat,”tandasnya. (iqb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here