BNN Ajak Masyarakat Sehat, Produktif Bahagia Tanpa Narkoba

71
Kepala BNNK Tanggamus Kolbidi bersama Forkopimda mengikuti video conference dengan BNN RI dalam rangka memperingati hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2020 yang mengusung tema, Hidup 100 persen di Era New Normal: Sadar, Sehat, Produktif, dan Bahagia Tanpa Narkoba. Foto BNNK Tanggamus.

KOTAAGUNG–Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tanggamus peringati hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2020. Kegiatan video convrence yang mengusung tema HANI 2020 Hidup 100 persen di Era New Normal: Sadar, Sehat, Produktif, dan Bahagia Tanpa Narkoba, tersebut berlangsung di kantor BNNK setempat, Jumat (26/6).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala BNNK Tanggamus Kolbidi, bersama para Pejabat Struktural BNN Kabupaten Tanggamus, Forkompinda Kabupaten Tanggamus, diantaranya, Kodim 0424 Tanggamus yang diwakili oleh Pasi Intel Kapten Inf. Maman, Kejaksaan Kota Agung yang diwakili oleh Kasi Intel Rizka Saputra, DPRD Tanggamus yang diwakili oleh Anggota Badan Kehormatan DPRD Amruzi Sanusi, Ketua Pengadilan Negeri Kota Agung, Ratriningtias Ariani, S.H, Staf Ahli Bupati Bidang SDM dan Kemasyarakatan Firman Ranie, Kalapas Kelas II B Kotaagung Beni Nurrahman, Polres Tanggamus yang diwakili oleh KBO Satresnarkoba Ipda Jumbadio.

Dalam penyampaian melalui Video Confrence, yang mengusung tema HANI 2020 Hidup 100 persen di Era New Normal: Sadar, Sehat, Produktif, dan Bahagia Tanpa Narkoba, tersebut Kepala BNN RI Komjen Pol. Heru Winarko menyampaikan bahwa berdasarkan Hasil Penelitian BNN bekerjasama dengan LIPI pada Tahun 2019 angka Prevalensi penyalahgunaan Narkotika di Indonesia sebesar 1,80 persen atau sebesar 3.419.188 sedangkan pada tahun 2011 angka Prevalensi Sekali pakai sebesar 2,40 persen atau sebesar 4.530.000 dengan demikian BNN dapat menyelamatkan sekitar 1.000.000 orang.

Dilanjutkan bahwa sebagai bentuk penajaman untuk menekan angka prevalensi terhadap instansi pemerintah pusat dan daerah telah dikeluarkan instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional tentang P4GN tahun 2020-2024. Langkah strategis yang diambil BNN dalam upaya perang melawan narkotika melalui Demand Reduction merupakan aktivitas pencegahan agar masyarakat memiliki ketahanan diri dan imun terhadap penyalahgunaan Narkotika, selain itu juga melalui Supply Reduction yaitu aspek penegakan Hukum yang tegas dan terukur menangani sindikat Narkotika dan Upaya Rehabilitasi bagi pecandu dan korban penyalahguna Narkotika.

Selain itu BNN juga bekerjasama dengan 13 kementerian terkait P4GN, dan memberikan penghargaan Kepada 21 Pihak dan Instansi yang telah melaksanakan P4GN dan launching BNN One Stop Service yaitu pelayanan terpadu.

Sementara itu, Kepala BNNK Tanggamus, Kolbidi berharap melalui momentum HANI Tahun 2020 ini ia berharap sinergitas dan harmonisasi semua program yang berkaitan dengan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dapat berjalan dengan baik, hal itu lantaran pencegahan narkoba melibatkan semua unsur.

“Ditengah Pandemi covid-19 saat ini, upaya upaya P4GN tetap harus kita laksanakan, kita harapkan kerjasama yang baik ini dapat terus dilaksanakan,”tandasnya. (iqb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here