Bertahap, Dishub Perbaiki LPJU Mati

108

KOTAAGUNG—Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tanggamus terus melakukan perbaikan Lampu penerangan jalan umum (LPJU) di sepanjang Jalan Lintas Barat (Jalinbar) yang mati.

Menurut Kepala Dishub Tanggamus Razi Azanisyah, perbaikan dimulai dari jalur dua Ir.Hi.Juanda Kotaagung hingga ruas Batu Keramat.

“Perbaikan dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya yang berkendara saat malam hari, terlebih diruas Batu Keramat rawan terjadi longsor dan juga ini untuk mengantisipasi adanya tindakan kriminal dijalan karena jalanan gelap ,”ucap Razi.

Ia melanjutkan, memang di sepanjang Jalinbar banyah LPJU yang padam, namun dalam perbaikannya tidak bisa dilakukan sekaligus mengingat anggaran yang dimilikinya terbatas.

“Kita perbaiki secara bertahap, itupun dilakukan pada titik-titik yang dianggap rawan,”terang Razi.

Mantan Camat Kotaagung ini melanjutkan, salah satu contoh LPJU yang aktif mereka perbaiki didaerah Pekon Batu Keramat, dimana sepanjang jalan itu selain jalan banyak berkelok juga perbukitan yang ditumbuhi pohon-pohon besar, sehingga lampu jalan rawan rusak karena alam.”
Gimana gak cepat rusak, terkadang pohon tumbang menimpa lampu. Belum lagi faktor hujan,”jelas Razi.

Selain itu, ketika ada LPJU yang padam ia bersama petugas tehnisi kerap langsung turun ke lokasi.“Terkadang saya Langsung meninjau ke lokasi untuk perbaikan lampu penerangan yang padam,” ujar dia lagi. Menurutnya, pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk sama- sama menjaga LPJU yang ada.

“Agar masyarakat setempat khususnya masyarakat Tanggamus agar ikut serta merawat lampu LPJU di sepanjang jalan untuk tidak merusak lampu penerangan jalan ,yang sudah mulai di benahi oleh dinas perhubungan,” harapanya.
Ia menerangkan, Untuk sementara ini pihaknya memperbaiki di wilayah rawan kecelakaan dan tindak kriminal.

“Insyaallah dalam beberapa bulan ini tidak ada lagi lampu jalan yang mati. Tapi kalau rusaknya karena faktor alam saya tidak tahu, mengingat saat ini Tanggamus sedang musim hujan, sehingga korsleting atau bohlam hangus pasti ada, dan tetap kami upayakan perbaikan,”pungkasnya. (Zep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here