Bola Tenis Berisi Sabu Di Lempar Kedalam Lapas

201

KOTAAGUNG— Anggota regu pengamanan pos menara Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Kotaagung menemukan sebuah bola tenis berisi bungkusan serbuk putih diduga Sabu sebanyak dua bungkus plastik klip sedang dan satu bungkus plastik klip kecil berisi sabu, serta 17 plastik klip kecil kosong pada Hari Sabtu (25/1) pukul 12.45 WIB.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Kotaagung Ariyan Adibowo megatakan, bola tenis berwarna hijau muda tersebut terlihat oleh petugas menara saat di lempar, karena curiga lalu petugas langsung mencari sumber yang melepar dan terlihat dari atas menara ada seorang pengendara motor jenis metik warna hitam, pengendara menggunakan jaket jeans dan memakai helm warna pink dipenuhi tempelan berstiker, sehingga wajahnya tidak terlihat dari atas menara.

“Seketika itu juga petugas menegur pengendara dari atas menara “mas ngapain?” Di jawab pengendara itu “buang sampah” dan langsung kabur saat itu juga, “ujar Adiyan.


Dilanjutkan Adiyan, karena petugas menara sangat curiga lalu petugas menara langsung lapor kepala rupam melalui HT, selanjutnya petugas pengamanan langsung meluncur ke lokasi jatuhnya bola tersebut.” Dari rupam laporan kesaya dan selanjutnya saya laporkan ke Kalapas Kotaagung Beni Nurrahman,”kata dia.

Beni menjabat sebagai Kalapas 13 hari itu kemudian langsung melaporkan kejadian kepada Kakanwil Kemenkumham Lampung Nofli dan Kadivpas Kanwil kemenkumhan Lampung Edi Kurniadi.

Nofli selaku Kakanwil dan Edi Kurniadi selaku Kadivpas kanwil Kemenkumham Lampung kemudian mengintruksikan untuk menindaklanjuti dan segera melaporkan kejadian kepada Kasat Narkoba Polres Tanggamus.

Indikasi sementara barang tersebut diduga Narkoba untuk warga binaan di dalam Lapas Kotaagung, namun sampai saat ini belum ada petunjuk siapa yang akan menerimanya, “kata Beni.

Sementara Kasat Narkoba Polres Tanggamus, AKP Hendra Gunawan membenarkan bahwa pihaknya sudah mendapat laporan dari Lapas Kotaagung. “Iya betul kita sudah terima laporan. Dan anggota kita juga sudah mendatangi TKP,” ujarnya.

Kemudian terkait, pelaku, Hendra mengaku masih melakukan penyelidikan. “Untuk siapa pelaku dan akan dikirim kepada siapa itu barang masih kita lakukan penyelidikan dengan berkoordinasi dengan pihak lapas,” pungkas Hendra. (ral)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here