Way Waya Meluap, Jalan Terputus, Sawah Rusak

247

PRINGSEWU – Akibat hujan deras yang turun di Kecamatan Banyumas,  Kabupaten Pringsewu pada, Selasa (14/1/20) malam menimbulkan banjir. Hal itu membuat badan jalan akses pertanian di Pekon Srirahayu,  Kecamatan Banyumas putus.

Akses yang menghubungkan dengan Way Langsep,  Kecamatan Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah terputus akibat luapan dari Way Waya.  Selain itu juga membuat lahan persawahan seluas 10 hektar mengalami kerusakan.  

Camat Banyumas, Hartoyo mengatakan lebar badan jalan  4 meter yang terputus dengan panjang sekitar 10 meteran terkikis akibat luapan Way Waya. 
“Kejadiannya semalam waktu hujan deras yang mengakibatkan Way-Waya meluap.  Padahal sisi kanan kiri badan jalan sudah ada talud ikut hanyut,” ungkapnya kepada Radar Tanggamus seusai meninjau jalan yang terputus,  Rabu (15/1/20). 

Menurut dia,  bahwa yang bisa menanggulangi Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR)  Kabupaten Pringsewu dengan menggunakan alat berat untuk menimbun membuat badan jalannya yang terputus.
” Karena,  kalau misalnya masyarakat yang gotong-royong menimbun menggunakan karung yang berisi tanah saya rasa nggak mampu itu pasti butuh banyak,” ucapnya.

Lanjut Hartoyo, akibat jalan alternatif akses pertanian yang terputus ini sementara tidak bisa dilewati sepeda motor harus memutar dengan jarak sekitar 2,5 km.  

“Jadi,  untuk sementara belum bisa dilalui masyarakat pekon Srirahayu yang ingin menuju ke Way Langsep harus memutar melalui pekon Nusawungu. Sebalik juga yang dari Way Langsep tadi hanya bisa ditempuh sekitar 400 meter sudah sampai lokasi sekarang harus memutar sekitar 2,5 km. Apalagi jalan cukup ramai dilalui masyarakat hanya bisa menggunakan sepeda motor tidak bisa dengan mobil terhalang adanya bendungan Way Langsep sekitar 2 meter, ” Kata dia. 

 Dikatakan dia,  selain badan jalan yang terputus lahan sawah seluas 10 hektar milik masyarakat disekitaran lokasi juga sedikit mengalami kerusakan. 

“Awalnya tanamannya hanya tergenang lama-lama ikut hanyut habis mengalami kerusakan. Namun sekarang ini air sudah mulai surut,” ujar Hartoyo. 

Ditambah Hartoyo, atas kejadian itu pihak juga sudah melaporkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Pringsewu agar dapat segera ditindaklanjuti. 
“Harapan saya jalan bisa dibangun oleh pemda tahun ini.  Kalau tidak ada  ya bisa dibangun jalan pada tahun depan, ” Harapannya.  (Mul) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here