729 Mahasiswa Unila KKN di Tanggamus

823

KOTAAGUNG–Sebanyak 729 mahasiswa Universitas Lampung (Unila) melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Tanggamus. Penerimaan mahasiswa oleh Pemkab Tanggamus secara simbolis dilakukan diruang rapat utama (Rupatama) Sekretariat Daerah, Kamis sore (2/1).

Prosesi penerimaan mahasiswa dipimpin oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sukisno didampingi Kepala Bappelitbang Tanggamus Hendra Wijaya Mega dan Kepala Bagian Kerjasama Sekretariat Daerah Ns. Maryani.

Badan Pelaksana KKN (BPKKN) Unila Dr. Nur Efendi mewakili Rektor Unila Prof Karomani mengatakan bahwa ke 729 mahasiswa melaksanakan KKN di 100 pekon yang ada di 10 kecamatan diantaranya Kecamatan Bulok, Sumberejo, Kelumbayan, Ulubelu, Pulaupanggung, Kotaagung dan Airnaningan.

“Ini KKN dengan prodi terlengkap, delapan fakultas yang ada di Unila semua ke Tanggamus, semoga kehadiran mahasiswa di Tanggamus ini bisa didukung penuh oleh pemkab, pemerintah Kecamatan dan pekon, “ujarnya.

Dilanjutkannya, sebelum melaksanakan KKN mahasiswa lebih dulu melakukan loka karya program yang tujuannya untuk menghimpun permasalahan dan potensi yang ada dipekon untuk diracik menjadi program kerja.

” Program KKN dari mahasiswa selaras dengan program bupati Tanggamus yakni penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan membantu pekon menciptakan produk unggulan yakni one vilage one produk,”kata Nur Effendi.

Sementara, Asisten Bidang Ekobang Sukisno dalam sambutannya mewakili Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani menyambut baik pelaksanaan KKN oleh Unila, dia berharap diwaktu yang singkat tersebut ilmu mahasiswa selama menempuh pendidikan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, “ujarnya.

Dilanjutkan Sukisno, bahwa sebagian mahasiswa nantinya ditempatkan didaerah rawan bencana, untuk itu mahasiswa KKN diminta berkoordinasi dengan camat.

“Adik-adik mahasiswa juga agar mengupayakan peningkatan pengetahuan dan wawasan tanggap bencana kepada masyarakat sehingga memberikan kontribusi konkret untuk menumbuh kembangkan budaya keselamatan serta mengurangi resiko bencana. Ingat, jaga diri kalian, karena ibu camat dan pak camat tidak bisa jagain 24 jam, “ucapnya.

Masih kata Sukisno, Tanggamus banyak potensi baik pariwisata maupun produk UMKM, untuk itu mahasiswa bisa menggali dan membantu pemasarannya.

” Produk UMKM Tanggamus tidak kalah dengan produk lain, hanya terkendala pemasaran, jadi tolong adik adik bantu mempromosikan, begitu juga dengan wisatanya. Dan juga kegiatan KKN jangan sebatas seremonial, harus ada bekasnya dan jaga nama baik almamater, “pungkas Sukisno. (ral)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here