Terus Meningkat, Penderita HIV/AIDS di Tanggamus Berjumlah 38 Orang

1244
Ilustrasi Net

KOTAAGUNG-Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Tanggamus menyatakan jumlah orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di Tanggamus ada 38 penderita.

Menurut Kabid Pencegahan Penyakit, Taman Prasi, dari jumlah tersebut dalam tahun ini ada tiga penderita baru. “Penderita HIV/AIDS di Tanggamus memang tidak terlalu banyak, tapi tiap tahun ada laporan penambahan jumlah penderita,” ujar Taman Prasi mewakili Plt Kepala Diskes Tanggamus, Taufik Hidayat, belum lama ini.

Ia mengatakan, dari jumlah tersebut 20 penderita di antaranya laki-laki, dan sisanya perempuan. Dengan usia mulai dari 25 sampai 65 tahun. “Mereka yang terkena umumnya pernah bekerja di luar daerah serta punya riwayat seks bebas, sisanya karena narkoba menggunakan jarum suntik,” kata Prasi sapaan akrabnya.

Ia mengaku untuk penanganan penderita, selama ini sudah ditangani. Puskesmas untuk penanganan itu ada di Puskesmas Gisting dan Kota Agung. Dana untuk pengobatan mereka ditanggung negara, meski tidak ikut asuransi kesehatan.

“Ada 12 penderita yang melakukan pengobatan, lainnya pengobatan sendiri karena kebanyakan mereka periksa dan berobat di RSUD Abdoel Moeloek, dan kami hanya menerima laporannya,” ucap Prasi.

Menurut Prasi, jika penderita melapor maka akan ditangani di Tanggamus. Namun banyak tidak melapor, tiba-tiba langsung ke RS Abdoel Moeloek sehingga alamat pasti penderita terkadang samar dan tidak ditemukan.

Sedangkan jika alamat pasti didapat dan penderita melapor ke Diskes Tanggamus maka akan terus dipantau kondisinya, karena harus menerima pengobatan sepanjang hidupnya.

Diskes Tanggamus mengaku, untuk mencegah seseorang tidak terkena HIV/AIDS tergantung pada diri masing-masing, sebab semua masyarakat sudah tahu penyakit tersebut, dari penyebaran sampai dampaknya.

“Hal yang bisa kami lakukan hanya deteksi, seperti setiap ibu hamil dan penderita TB pasti kami periksa dengan rapid tes untuk mengetahui ada tidaknya HIV/AIDS,” pungkas Prasi.(ral)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here