Tingkatkan SDM, Pemkab Berikan Beasiswa Perguruan Tinggi

181

KOTAAGUNG-Pemkab Tanggamus memberikan beasiswa bagi 20 mahasiswa asal Tanggamus yang menempuh pendidikan didua perguruan tinggi, yakni Universitas Lampung (Unila) dan Institut Teknologi Sumatera (Itera). Pemberian beasiswa bagi masyarakat yang tidak mampu namun memiliki prestasi akademik ini merupakan salah satu dari 55 Aksi De-Sa Asik.

Beasiswa sendiri diserahkan langsung kepada penerima oleh bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani di Aula Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten setempat, Selasa (3/12). Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Disdik Aswien Dasmi, Kepala Diskominfo Sabaruddin, Sekretaris Disdik Lauyustis, Kabag Hukum Arief Rakhmat, Sekretaris Inspektorat Gustam dan para kabid dilingkungan Disdik.

Kepala Disdik Tanggamus, Aswien Dasmi mengatakan bahwa sejak program ini digagas oleh bupati dan wakil bupati melalui 55 Aksi De-Sa Asik, Disdik Tanggamus langsung melakukan kunjungan kesejumlah purguruan tinggi negeri yang ada di Lampung yakni Unila, Itera dan UIN. Tujuan kunjungan itu untuk mensinkronkan program dari Pemkab Tanggamus dengan program beasiswa dari perguruan tinggi yang selama ini telah berjalan.

“Dari hasil dialog dengan jajaran perguruan tinggi negeri ternyata, program beasiswa Pemkab Tanggamus sama dengan Program Bidik Misi, Dikti. Sehingga ke 20 mahasiswa yang belum tercover dibidik misi bisa mendapat beasiswa dari Pemkab Tanggamus, “ujar Dasmi.

Dilanjutkan Dasmi dari 20 penerima beasiswa, masing-masing di Unila 15 orang dan Itera lima orang. Untuk UIN Raden Intan belum, lantaran belum adanya MoU antara pemkab dengan UIN.
“Berdasarkan perjanjian kerjasama antara Disdik engan Unila dan Itera Pemkab hanya menanggung Biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan tidak termasuk biaya hidup,”ujarnya.

Dijelaskan Dasmi, untuk beasiswa di Unila UKT yang ditanggung yakni sebesar Rp1 juta/orang/semester sebanyak delapan semester. Sedangkan untuk Itera UKT yang ditanggung Rp2. 250.000/orang/semester dengan maksimal delapan semester.

“Apabila mahasiswa menempuh kuliah melebihi delapan semester, maka UKT ditanggung sendiri oleh mahasiswa dan bantuan beasiswa dapat dihentikan sementara apabila nilai Indeks Prestasi Komulatif (IPK) kurang dari 2,75, “tegas Dasmi.

Sementara, Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani dalam sambutannya mengatakan bahwa Kabupaten Tanggamus banyak potensi berkualitas maka dari itulah peranan putra putri yang ada di Tanggamus harus unggul,berkualitas dan kreatifitas dalam meningkatkan SDM. “Kami ingin menjadikan Tanggamus ini yang lebih baik,unggul,kreatif. Untuk itulah diperlukan SDM berkualitas, “ujar Dewi.

Bunda Dewi berharap dengan adanya program ini mahasiswa yang merupakan putra putri Kabupaten Tanggamus dapat memiliki prestasi sehingga bisa mengembangkan SDM kompeten.”Ini adalah salah satu upaya kongkrit kita untuk meningkatkan SDM yang berkualitas untuk kabupaten Tanggamus,”pungkas bupati.(ral)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here