DPRD Tanggamus Setujui Rancangan APBD 2020

945
Bupati Tanggamus, Wabup Tanggamus, pimpinan DPRD, Tanggamus dan Forkopimda Foto bersama usai pengesahan dan persetujuan rancangan APBD tahun anggaran 2020. Foto Rio

KOTAAGUNG–DPRD Tanggamus menyetujui rancangan APBD Kabupaten Tanggamus tahun Anggaran 2020 melalui rapat paripurna yang digelar, Jumat sore (29/11). Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan bersama tiga pimpinan lain yakni Wakil Ketua I DPRD Tanggamus Irwandi Suralaga, Wakil Ketua II Tedi Kurniawan dan Wakil Ketua III Kurnain.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani, Wabup Hi. A. M Syafii, Sekda Tanggamus Hamid H Lubis, Forkopimda, kepala OPD, Asisten, para kabag dan camat.

Juru Bicara Badan Anggaran DPRD Tanggamus, Didik Setiawan mengatakan berdasarkan hasil pembahasan badan anggaran, pendapatan diproyeksikan Rp1. 902.064.097.492, dan belanja Rp1. 902.064.097.492 dan pembiayaan netto Rp1, 8 miliar. Dari komposisi tersebut sisa lebih pembiayaan anggaran Rp0.

“Kepada bupati melalui tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) dalam rangka pembahasan rancangan APBD kedepan agar dokumen KUPA-PPAS dijadikan pedoman rancangan APBD. Dan kedepan agar diupayakan efektivitas, efisiensi dan penjaga kinerja OPD sehingga target pemda untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat tercapai, “kata Didik.

Sementara Bupati Tanggamus Hj.Dewi Handajani dalam pendapat akhirnya mengatakan mengatakan bahwa belanja daerah Kabupaten Tanggamus di APBD 2020 digunakan untuk pembiayaan program prioritas dalam melaksanakan 55 rencana Aksi De-Sa Asik.

“Disamping itu juga dialokasikan untuk pemenuhan kewajiban pemerintah daerah yang telah diatur melalui perundang-undangan seperti pengalokasian dana desa, peningkatan anggaran fungsi pendidikan, peningkatan anggaran kesehatan untuk pemenuhan kesehatan dasar kesehatan dengan anggaran jaminan kesehatan nasional BPJS sebesar Rp24 miliar, infrastruktur dan peningkatan kapasitas SDM dan penguatan APIP, “ujar Bupati.

Dijelaskan bupati, bahwa pembiayaan daerah Kabupaten Tanggamus sebesar Rp1, 8 miliar dipergunakan untuk penyertaan modal pemerintah kepada badan usaha milik daerah (BUMD) yaitu BPR Syariah Tanggamus sebesar Rp800 juta dan Bank Lampung sebesar Rp 1 miliar.

“Dengan kondisi tersebut maka rancangan APBD Kabupaten Tanggamus tahun Anggaran 2020 dalam kondisi berimbang antara pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah, “terang Bunda sapaan akrab bupati. (ral)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here