Tak Kunjung Ground Breaking, Sekkab Minta Solusi KIM Tanggamus

250

KOTAAGUNG–Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia
melakukan Monitoring dan Evaluasi Progres Pembangunan Kawasan Industri Proyek Strategis Nasional yang salah satunya membahas mengenai percepatan Kawasan Industri Maritim (KIM) Tanggamus, Kamis (7/11).

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Hotel Grand Mercure, Jakarta tersebut dibuka oleh Asdep Bidang Percepatan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian Dodi. Dari Tanggamus yang hadir yakni Sekretaris Daerah (Sekdab) Kabupaten Tanggamus Drs. Hamid. H. Lubis, Kepala Bappelitbang Tanggamus Hendra Hi. Hendra Wijaya Mega, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Supardi Syarkawi, Kepala Bidang Praswil Bapelitbang Kabupaten Tanggamus. Lalu hadir pula Kepala Sudit Adwil Kemendagri RI Wakil dari BKPM, Kasubid Subbidang Infrastruktur Sumber Daya Air dan Jalan Seskab RI, Perwakilan PT. Pertamina, PT. Repindo Jagad Raya dan PT.Trans Kontinental.

Asdep Bidang Percepatan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia dalam kesempatan tersebut menyatakan agar permasalahan–permasalahan pada proyek strategis nasional dapat diselesaikan dengan baik dan segala kendala – kendala yang ada setiap wilayah dapat terselesaikan.

“Rapat ini dilaksanakan untuk mencari jalan terbaik dalam percepatan pembangunan Kawasan Industri proyek strategis nasional dengan masukan – masukan dari peserta rapat,” katanya.

Dalam rapat tersebut, Dodi juga meminta agar permasalahan KIM Tanggamus dapat segera terselesaikan dan segara mungkin ada penyelesaian antara PT. Pertamina dan PT. Repindo Jagad Raya.

Sementara, Sekda Tanggamus Hamid H Lubis dalam arahannya menginginkan agar ada solusi dalam penyelesaian masalah industri maritim di Kabupaten Tanggamus yang masih belum ada proses pembangunan sampai saat ini.

Sekda juga menyampaikan progres yang sudah dilakukan PT. Repindo Jagad Raya dengan PDAM Tanggamus melalui MoU pengelolaan air bersih pada kawasan industri maritim dan MoU antara PT. Repindo Jagad Raya dengan PT. AUTJ (BUMD) dalam penyediaan air mineral kawasan industri maritim Tanggamus.

“Dikarenakan Kawasan Industri Tanggamus saat ini menunggu waktu peletakan batu pertama/Ground Breaking oleh Presiden Republik Indonesia, “ujar Hamid. H. Lubis.

Sementara Arsono perwakilan dari PT. Pertamina menyatakan bahwa telah memberikan surat penugasan kepada PT. Trans Kontinental sebagai pelaksana KIM Tanggamus.” PT. Trans Kontinental akan bermitra dengan pihak ketiga termasuk PT. Repindo Jagad Raya dalam pengelolaan dan pembangunan Kawasan Industri Maritim Tanggamus, “ujarnya. (ral)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here