Diduga Masalah Sampah, Yadi Ditusuk di Perut

689
Jenazah Rohadi alias Yadi (40), warga Kelurahan Pringsewu Utara, Kecamatan Pringsewu yang akan diberangkatkan ke tempat pemakaman umum (TPU).

PRINGSEWU – Diduga dipicu masalah sampah, Rohadi alias Yadi (40), warga Kelurahan Pringsewu Utara, Kecamatan Pringsewu dianiaya dua warga Kota Bumi Lampung Utara, Minggu (18/8) sekitar pukul 19.00 WIB.

Akibatnya korban mengalami luka tusuk di bagian perut sebelah kiri dan di atas pinggang sebelah kanan serta di bagian kepala, tangan dan meninggal di RS Mitra Husada Senin (19/8) pagi setelah mendapat perawatan medis.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari berbagai sumber, Yadi dikeroyok oleh dua orang pelaku menggunakan senjata tajam jenis pisau. 

Kapolsek Pringsewu Kota Kompol Basuki Ismanto mengungkapkan, sebelum meninggal dunia Korban dikeroyok Aswin dan Sofyan warga Kotabumi, Lampung Utara.

“Korban mengalami luka tusuk di bagian perut sebelah kiri dan di atas pinggang sebelah kanan serta di bagian kepala dan tangan,” ungkap Kompol Basuki Ismanto, mewakili Plh. Kapolres Tanggamus AKBP Joko Bintoro, Senin (19/8).

Lanjutnya, penganiayaan itu terjadi saat Aswin dan Sofyan sedang ngobrol ngobrol tiba-tiba korban datang. “Lalu secara tiba-tiba terjadi keributan, korban sempat berlari ke arah gang, namun kedua pelaku mengejar kemudian melakukan pengeroyokan dan penganiayaan,” ujarnya.

Kapolsek mengatakan saat ini petugas sedang melakukan pengembangan terhadap kasus ini. “Kejadiannya di rumah kontrakan belakang Terminal Sarinongko Pringsewu. Informasi sementara pemicu keributan gara-gara cekcok mulut masalah sampah,” kata Kompol Basuki Ismanto.

Ditambahkan Kompol Basuki, selain melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti dari TKP.

“Barang bukti yang diamankan berupa 1 buah kaos oblong warna biru, 1 buah topi warna abu-abu, 1 buah sarung pisau warna cokelat dan 1 buah hp nokia warna biru,” pungkasnya. (Mul) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here