Peduli Kesehatan, PJ Kakon Negara Batin Serahkan Meterial Jamban

221
Pj Kepala Pekon Negara Batin, Kecamatan Kotaagungbarat Adi Putra didampingi Sekcam kotaagungbarat menyerahkan batuan material jamban kepada masyarakat yang tinggal di Pekon setempat.

KOTAAGUNG- Pejabat (Pj) Kepala Pekon Negara Batin, Kecamatan Kotaagungbarat, Kabupaten Tanggamus menyerahkan bantuan material jaga/jamban sebanyak 70 unit untuk 70 Kepala Keluarga (KK) masyarakat yang tinggal di pekon setempat, Kamis (1/8).

Pj Kakon Negara Batin Adi Putra kepada Radar Tanggamus mengatakan, jambanisasi ini sebagai wujud upaya peduli kesehatan, terkait konsistensinya dalam merealisasikan serta turut menyukseskan program Bupati Tanggamus tentang 55 aksi diantaranya keluarga sehat.

“Pengadaan 70 unit jamban ini dianggarkan melalui APBdes untuk 70 KK penerima,”katanya.

Ia melanjutkan, jika dirincikan sekitar ada 130 KK masyarakat disana belum memiliki jamban. Artinya, meterial jamban yang dibagikan itu baru sebagian yang menerima, sehingga tahun depan rencananya akan kembali menganggarkan hal yang sama dengan target seluruh masyarakat memiliki jamban sendiri.

“Salah satu program kita kedepan pengadaan jamban ini,”ujarnya.

Menurutnya, dalam pelaksanaan bangunanjamban mantinya dikerjakan oleh tukang dari warga pekon dengan cara gotongroyong dari masyarakat khususnya yang menerima bantuan jamban. Selain itu, program pengadaan jamban ini disambut positif oleh masyarakat sebab yang selama ini belum ada jamban sekarang ada jamban.

“Yang jelas ini bentuk kepedulian pemerintah pekon terhadap masyarakat,”terangnya.

Disamping itu juga kata Adi Putra, tujuan penyerahan jamban ini, adalah untuk mengajak dan mendorong masyarakat agar senantiasa dapat membiasakan diri untuk hidup bersih dan sehat.

Selanjutnya, dengan bantuan jamban ini, semoga masyarakat dapat segera meninggalkan kebiasaan yang kurang baik sebelumnya, seperti buang air sembarangan.

“Hal ini tentunya guna menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat,” jelasnya.

Diharapkan ke depannya, masing masing keluarga mempunyai jamban sendiri, sebab salah satu ciri keluarga yang sehat, apabila tinggal di rumah sehat yang tentunya harus memiliki jamban.

“Program “Jambanisasi” ini bertujuan untuk membangun masyarakat yang sehat. Apabila pelaksanaan program ini didukung oleh seluruh komponen masyarakat maka diyakini kedepannya seluruh rumah masyarakat, sudah memiliki jamban keluarga,”tutupnya. (Zep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here