Petani Minta Pemerintah Jamin Ketersediaan Pupuk

268

KOTAAGUNG-Saat ini petani padi di Kecamatan Kotaagung, Kabupaten Tanggamus sedang memasuki musim tanam. Mereka berharap pemerintah dapat menjamin ketersedian pupuk dan obat-obatan agar hasil panen tahun ini meningkat dibandingkan sebelumnya.

” Rata-rata hasil panen padi sebelumnya merosot. Mudah-mudahan hasil panen tahun ini tidak lagi seperti kemarin. Untuk itu, saya meminta pemerintah menjamin persedian obat-obatan,”kata Petani di Pekon Terbaya, Nawawi.

Selain itu lanjutnya, sudah menjadi lagu lama ketika sudah memasuki musim tanah padi harga pupuk kian melambung, belum lagi ketersedian barang tidak ada, ketika ada barang pun tidak sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Jelas khawatir, sebab musim seperti ini biasanya pupuk langka. Bahkan, anehnya beda daerah sudah beda harga. Ini menunjukkan kalau keberadaannya dibuat permainan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab itu,”jelasnya.

Untuk itu Nawawi meminta kepada Pemerintah supaya berpeparan aktif mengawal peredaran pupuk. Bila perlu membentuk tim supaya penyebarannya tepat sasaran.

“Kalau dibiarkan maka kasus yang terjadi pada musim lalu akan terjadi pada tahun ini. Mengantisipasi persoalan itu pemerintah harus mencegah permainan harga pupuk yang dibuat oleh oknum yang nakal,”ungkapnya.

Harapan samajuga disampaikan petani lainnya, Sanusi ia meminta agar dalam penjualan pupuk bersubdi itu tidak tebang pilih, Sebab ada warga yang berprofesi sebagai Petani tapi tidak masuk anggota kelompok tani, sehingga untuk mendapatkan pupuk bersubsidi sangat sulit.

“Nah, jika pemerintah ingin program ketahanan pangan dan program Pertanian berhasil sesuai harapan, Pemerintah harus menjamin ketersediaan pupuk, sehingga seluruh masyarakat (Petani) akan mudah memperoleh pupuk,” harapnya.

Lebih jauh Sanusi mengatakan, disamping itu juga pemerintah dapat tegas memberikan sangsi kepada oknum yang mempermainkan pupuk ini, sebab setiap menjelang musim tanam kebutuhan petani terhadap pupuk akan semakin melonjak, nah kondisi itulah dimafaatkan oknum tersebut.

“Jangan hanya program diatas kertas pemerintah pro dengan petani, tapi buktikan. Artinya, tegas kepada oknum yang nakal itu,”tutupnya. (Zep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here