Mancing di Gigi Hiu, Pendi Menghilang Secara Misterius Bupati Lepas Tim SAR Gabungan

4414
Pantai Gigi Hiu. Foto Ilustrasi Net

KOTAAGUNG–Pendi Magad (33) warga Pekon Lengkukai Kecamatan Kelumbayan Barat dilaporkan hilang saat tengah memancing di Pantai Karang Mulya atau sekitar Pantai Gigi Hiu, Pekon Susuk Kecamatan Kelumbayan, Tanggamus.

Menurut Kepala Bidang Kedaruratan, Edi Nugroho, bahwa Pendi memancing bersama dua temannya yakni Pardi (32) dan Sutris (35) Senin 22 Juli 2019 sekitar pukul 16.30 WIB.

“Korban bersama dua rekannya memancing dari darat tidak menggunakan perahu. Saat menjelang magrib, Pardi dan Sutris memilih beristirahat, sedangkan Pendi tetap melanjutkan mancing dengan menyusuri bibir pantai, selang 10 menit Sutris dan Pardi berniat menyusul tapi Pendi tidak ada yang ditemukan saksi hanya alat pancing, sandal dan botol minum Pendi, “ujar Edi, Selasa (23/7).

Info hilangnya Pendi lanjut Edi, diterima dari anggota Tagana wilayah Kecamatan Cukuhbalak dan Pospol Kelumbayan.

” Kami terima info Selasa, pagi, setelah info tersebut dinyatakan A1, baru kami berkorban dengan Pos SAR Kotaagung untuk melakukan upaya pencarian, “ucapnya.

Dilanjutkan Edi, bahwa personel gabungan yang terdiri dari BPBD Tanggamus dan Pos SAR Kotaagung sudah diberangkatkan kelokasi untuk melakukan pencarian.” Tim SAR gabungan dilepas keberangkatannya oleh bupati Tanggamus dan Sekda Tanggamus, Selasa sekitar pukul 10.00 WIB dihalaman kantor BPBD Tanggamus, “ujarnya.

Masih kata Edi, sejumlah peralatan diterjunkan dalam upaya pencarian, yakni perahu karet dan alat selam.”Sesuai SOP untuk pertama dilakukan pencarian 2×24 jam, kalau belum ketemu dilanjutkan 3×24 jam, kalau belum juga maka diperpanjang 3×24 jam, doakan saja semoga tim gabungan segera menemukan korban, “pungkas Edi.

Sementara bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani dalam arahannya sebelum melepas Tim SAR gabungan , berharap operasi pencarian terhadap korban yang hilang dapat berjalan lancar.

“Mudah-mudahan nelayan yang hilang dapat ditemukan dengan sehat dan tanpa ada kendala apapun. Saya yakin Allah pasti akan memberikan terbaik untuk semua,” kata bunda Dewi.

Bupati menambahkan pelepasan Tim Gabungan ini, merupakan bentuk tindakan responsif dari Pemkab Tanggamus dari segala permasalahan, termasuk juga terhadap kejadian atau musibah yang dialami oleh warganya.

Bupati juga berpesan agar tim tetap berhati-hati dan menjaga kesehatan. Selain itu ia berharap ada tindakan edukasi bagi masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan untuk berhati-hati.

“Terutama menghadapi musim angin Barat dan Timur yang sering terjadi, sehingga dapat menghindarkan terjadinya musibah-musibah yang tidak kita harapkan,” imbuh bunda.(ral)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here