BPNT Resmi Di-Launching di Tanggamus

217
Wabup Tanggamus Hi AM Syafii secara simbolis menyerahkan kartu keluarga sejahtera (KKS) kepada KPM. Kartu tersebut digunakan untuk mencairkan program bantuan pangan non tunai (BPNT) di e-Warong, Selasa (9/7) di Kelurahan Baros Kecamatan Kotaagung. Foto Rio Aldipo

KOTAAGUNG–Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Elektronik Warung Gotong-royong (e-Warong) resmi di-launching di Kabupaten Tanggamus. Launching Program BNPT dipimpin Wabup Tanggamus Hi AM Syafii, di Jalan Dwi Tunggal RT 01 Kelurahan Baros Kecamatan Kotaagung, Selasa (9/7). Launching ditandai dengan pemberian Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang digunakan untuk mencairkan bantuan dalam bentuk bahan pangan berupa beras dan telur.

Turut mendampingi wabup, Asisten Bidang Ekobang FB Karjiyono, Asisten Bidang Administrasi Firman Ranie, Kepala Dinas Sosial Mairosa, Kabag Ops Polres Tanggamus Kompol Bunyamin. Kegiatan ini juga dihadiri 20 camat.

Plt Kepala Disos Tanggamus, Mairosa dalam laporannya mengatakan, bahwa yang menerima bantuan adalah keluarga penerima manfaat (KPM) yang merupakan masyarakat berpenghasilan rendah. “Ada 41.518 KPM di Tanggamus data tersebut berasal dari basis data terpadu (BDT),” kata Mairosa.

Dijelaskan Mairosa bahwa tujuan dari BPNT ini adalah untuk mengurangi beban pengeluaran KPM melalui pemberian bantuan sosial berupa beras 8 Kg dan tujuh butir telur. “Adapun manfaatnya antara lain, mekanisme perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan, peningkatan akses pangan secara fisik yakni beras dan telur,stabilitasi harga beras dipasaran dan membantu pertumbuhan ekonomi daerah,” terang Mairosa.

Sementara, Wabup Tanggamus Hi AM Syafii dalam sambutannya mewakili Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani mengatakan bahwa BPNT merupakan transformasi dari bantuan pangan sebelumnya yakni beras sejahtera (Rastra). Dimana kali ini bantuan ditransfer kerekening masing-masing KPM dan dapat diambil setiap tanggal 25 disetiap bulannya di 149 e-Warong yang tersebar di 20 kecamatan. “Uang yang ditransfer Rp110 ribu. Dana tersebut dapat ditukar dengan kebutuhan pokok berupa beras dan telur di warung mitra yang telah ditunjuk (e-Warong),” kata Syafii.

Dilanjutkan wabup bahwa program BPNT adalah untuk meningkatkan ketepatan kelompok sasaran, memberikan gizi yang lebih seimbang. “Dalam jangka panjang penyaluran BPNT diharapkan berdampak bagi peningkatan kesejahteraan dan kemampuan ekonomi penerima manfaat,”pungkas Syafii.

Dalam kesempatan tersebut, wabup selain menyerahkan KKS Bagi KPM, juga memberikan bantuan secara simbolis kepada e-Warong berupa troli, timbangan digital dan alat pres. “Bantuan bagi e-Warong diserahkan secara bertahap. Saya juga ucapkan terimakasih kepada pihak yang telah membantu pelaksanaan program ini,” pungkas wabup. (ral)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here