Tumpukan Sampah Pasar Kotaagung Buat Sekda Kecewa

249

KOTAAGUNG—Persoalan sampah dipasar Kotaagung sepertinya tidak pernah ada habisnya dan menjadi permasalahan klasik. Bahkan Sekretaris Daerah (Sekda) Tanggamus Hamid H Lubis merasa geram saat melihat tumpukan sampah di TPS Pasar Kotaagung yang mengeluarkan aroma tidak sedap saat inspeksi mendadak (sidak), Kamis (13/6).

Bahkan Sekda dengan sigap mengkoordinir personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan untuk melakukan bersih – bersih pasar Kotaagung guna meringankan beban kerja pengangkut sampah.

“Ternyata luar biasa, sampah dimana-mana dan ini salah satu penyebab terjadi banjir diwilayah Kotaagung terutama di pasar, sementara pasar Kotaagung merupakan pasar kabupaten yang terletak di pusat kota,” katanya.

Terkait hal itu Sekda juga akan melakukan langkah-langkah kongkret dalam penanganan sampah yang menumpuk di Pasar Kotaagung .

“Mulai hari ini kita akan melakukan langkah dan upaya, salah satunya dengan memanfaatkan inovasi siswa SMK yang ada di Kabupaten Tanggamus dalam membuat tong sampah dengan roda sehingga sokli pasar bisa masuk ke gang-gang untuk mengangkut sampah dari toko-toko yang ada dilingkungan pasar Kotaagung,” kata Lubis sapaan akrab sekda

Lubis sapaan akrab sekda dalam kesempatan tersebut menekankan kesadaran bersama untuk mengatasi masalah sampah di Pasar Kotaagung

Ditambahkan sekda bahwa langkah turun kelapangan bagi para pejabat pemda adalah sebagai bentuk kepedulian untuk mengetahui apa yang menjadi kendala di masyarakat.

“Tugas dan pokok pemerintah daerah untuk selalu tahu apa yang jadi masalah dimasyarakat, salah satunya dipusat keramaian di seluruh daerah, terutama pasar,” katanya.

Sekda mengungkapkan, yang diperlukan oleh masyarakat terutama pada fasilitas umum adalah diantaranya keamanan, kenyamanan, kebersihan, perparkiran, ketertiban dan lain-lain.

“Hal itu perlu saya lihat langsung, berdasarkan arahan ibu bupati Tanggamus, untuk melihat langsung kondisi riil di lapangan,” sebut sekda.

Selanjutnya sekda berharap kepada seluruh dinas terkait, untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutama pedagang pasar khususnya di kios-kios untuk menyiapkan penampung sampah sementara.

“Minimal kardus, sehingga petugas Sokli dapat lebih mudah untuk mengangkutnya, dan memberikan kesadaran kepada warga pasar agar tidak membuang sampah sembarangan, dan saya harap setiap kios memiliki kotak sampah masing-masing, agar keadaan pasar kita ini menjadi bersih,” pungkasnya.(ral)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here