Tanggamus Dapat Tambahan Kuota Elpiji 3 Kg Stok Masih Aman, Pertamina Nilai Tidak Perlu Dilakukan OP

69

KOTAAGUNG—Bagian Perekonomian Setdakab Tanggamus menyatakan bahwa PT. Pertamina menambah kuota elpiji ukuran 3 Kg di Kabupaten Tanggamus. Penambahan kuota untuk menghadapi Idul Fitri 1440 Hijriyah dan mengantisipasi adanya kelangkaan yang biasa terjadi saat Idul Fitri.

Menurut  Kasubag Distribusi Daerah Irhamsyah Kundo mewakili Kepala Bagian Perekonomian Isnawati, bahwa penambahan kuota setelah Pemkab Tanggamus melakukan koordinasi dengan PT. Pertamina kemudian ditambah dengan hasil monitoring dilapangan.

“Menjelang hari Raya Idul Fitri, Pertamina menambah alokasi gas elpiji ukuran 3 Kg sebanyak 20.160 tabung dari alokasi reguler untuk penambahan tersebut sampai dengan H+7 pasca lebaran. Harapan dari penambahan kuota ini tidak terjadi kelangkaan, “kata Irhamsyah Kundo, Selasa (28/5).

Dilanjutkan Irhamsyah bahwa, PT. Pertamina memutuskan untuk tidak melakukan operasi pasar khusus gas elpiji ukuran 3Kg, sebab berdasarkan rekomendasi dari Pertamina OP Gas belum perlu dilakukan sebab pasokan masih aman kemudian untuk harga juga masih stabil. Sebelumnya Pemkab memang lebih dulu bersurat kepada Pertamina selaku regulator dan distributor agar ada Operasi Pasar Khusus Gas Elpiji 3 Kg.

“Pertamina tidak merekomendasikan OP gas karena mereka menilai di Tanggamus tidak terjadi kelangkaan. Namun sebagai langkah antisipasi diberikan penambahan alokasi persediaan stok menjelang lebaran sampai pasca lebaran. Kemudian dari segi harga ditingkat eceran juga masih normal yakni Rp20. 000 sampai Rp22. 000/tabung,”kata dia.

Masih kata Irhamsyah, bahwa untuk tahun ini Pertamina menambah kuota reguler gas elpiji ukuran 3 Kg untuk Kabupaten Tanggamus. “Untuk tahun ini, kuota reguler kita sekitar  11.065 Metrik Ton atau sekitar 3.688.000 tabung, jumlah ini lebih tinggi dari jatah Pringsewu,  selama dalam dua tahun terakhir Tanggamus selalu dibawah Pringsewu,” kata dia.

Masih kata Irhamsyah, bahwa pihaknya juga akan terus memantau ketersediaan gas elpiji ukuran 3 Kg.” Kami akan terus pantau, seperti kemarin kita lakukan monitoring di Kecamatan Gisting dan Wonosobo, hasilnya stok masih aman dan harga masih normal, harapannya ini terjaga sampai pelaksanaan hari raya dan pasca hari raya,”ujarnya.

Ia juga mengimbau agar, masyarakat golongan mampu dan PNS tidak menggunakan gas 3 Kg yang notabene adalah produk subsidi.”Gas Elpiji 3 Kg hanya untuk golongan tidak mampu dan pelaku usaha kecil,” tegas Irhamsyah.(ral)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here