Masyarakat Protes Pelebaran Jalan

638

PRINGSEWU – Sejumlah warga Pekon Nusa Wungu, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu protes dengan pelebaran ruas jalan kabupaten di wilayah pekon setempat.

Pasalnya, perencanaan pembangunan jalan dinilai tidak melibatkan masyarakat.

“Tahu-tahu sudah dikeruk, tanpa ada musyawarah atau apa,” ungkap Edi Suyanto (70), mantan kepala pekon di era 70-an saat sidak mendampingi Komisi III DPRD Pringsewu. 

Ironisnya, menurut Edi, pelebaran ruas jalan sampai memakan tanah warga. Edi mengatakan, rata-rata tanah yang termakan pelebaran seluas dua meter. Sedangkan pelebaran mencapai sepanjang kurang lebih 700 meter.

Tidak hanya itu, kata dia, pemerintah juga tidak memberikan ganti rugi atas gorong-gorong warga yang tergerus pembangunan. Sehingga Edi menyayangkan proses pembangunan jalan tersebut.

Dia mengungkapkan bahwa sebetulnya masyarakat mendukung pembangunan. Namun, ia menyayangkan  proses pembangunan jalan tanpa melibatkan masyarakat dalam perencanaannya.

Dia mengungkapkan, masyarakat tahu setelah excavator mengeruk tanah di depan rumah mereka. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here