Produktifitas Padi Turun 30 Persen, Petani Mengeluh

86

WONOSOBO- Sejumlah petani di Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus mengeluh. Pasalnya, hasil panen kali ini merosot hingga 30 persen dibandingkan hasil panen sebelumnya.

Salah seorang petani di Pekon Balak Kecamatan Wonosobo, Jauhari mengaku, baru melakukan panen padi kemarin, namun ia terkejut lantaran hasil panennya menyusut cukup tajam.

“Biasanya kalau panen dapat satu ton, tapi sekarang cuma dapat 700 kwintal, ” katanya, kemarin.

Menurutnya, hasil panen saat ini menurun lantaran batang padi tidak berisi penuh, juga karena hama tikus yang merusak tanaman padi.

“Ada beberapa petak sawah juga yang dimakan tikus,” ujarnya.

Senada dikatakan Suhidi, petani asal Pekon Kejadian ini mengalami hal serupa. Dimana, hasil panen padi miliknya merosot tajam dibandingkan hasil panen sebelumnya.

“Iya, hasilnya turun, sebelumnya dapat 3 ton sekarang cuma 2 ton lebih, ” ujarnya.

Ia juga mengaku, tanaman padi miliknya sebagian kecil rusak karena hama tikus, juga akibat batang padi yang tidak terisi penuh. Hal itu, kata dia, karena faktor cuaca ekstrem.

“Memang beberapa bulan yang lalu panas terus, jadi pasokan air ke irigasi areal persawahan berkurang sehingga padinya juga kurang dapat pasokan air,” ungkapnya.

Meskipun sudah dilakukan pemupukan seperti biasanya, namun ia mengaku, hasil panen tetap tidak maksimal.

“Ya, sudah dipupuk juga seperti biasa, tapi hasilnya memang cuma segini, jadi disyukuri saja. Mudah-mudahan di panen selanjutnya bisa lebih bagus lagi,” harapnya. (uji)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here