Bupati Inginkan, Pejabat Miliki Inovasi

890

KOTAAGUNG-Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, melantik jabatan administrator, camat, lurah dan jabatan pengawas, di ruang rapat utama (Rupatama) Sekretariat Pemkab Tanggamus, Selasa (2/4).  Turut hadir dalam pelantikan Wakil Bupati Tanggamus, Hi. AM. Syafii, Asisten serta organisasi perangkat daerah (OPD).

Pelantikan tersebut berdasarkan, Keputusan Bupati Nomor 821.2/433/37/2019 tentang pemberhentian, pemindahan, dan pengangkatan pegawai negeri sipil dalam dan dari jabatan tinggi pratama dilingkungan Pemkab Tanggamus. 

Pejabat yang dilantik tersebut yakni, Hendra Wijaya Mega dengan jabatan sebagai Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan, Kepala Dinas Pariwisata Retno Noviana Damayanti, Darsun  Camat Kelumbayan Barat, Syafrizal Kabid PAUD DIKMAS, dan pendidikan layanan khusus di Dinas Pendidikan,Supodo Kabid Bidang Ketenagaan di Dinas Pendidikan,
Aguslan, Kasi Bina SDM Kemterologian di Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan, serta Lurah Baros  dijabat oleh Ermunaidi.

Dalam arahannya, Bupati menyampaikan bahwa proses pelantikan adalah hal yang biasa terjadi semua ini dilakukan dalam rangka agar supaya tata kelola pemerintahan menjadi lebih baik, ia berharap kepada para pejabat yang baru dilantik agar supaya menjaga amanah yang telah diberikan oleh tuhan yang maha esa serta masyarakat Kabupaten Tanggamus.

“Saya harapkan kepada pejabat yang baru dilantik, untuk memikirkan apa langkah-langkah yang akan dilakukan, itu karena bapak dan ibu yang baru dilantik. merupakan motor penggerak bagi pelayanan masyarakat, menggerakan roda pembangunan serta pemerintahan,”kata Bupati.

Bunda Dewi menambahkan, demi menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik tentunya para pejabat yang baru saja dilantik tidak menutup kemungkinan akan dievaluasi, dan seandainya di kemudian hari para pejabat tersebut tidak sanggup mengemban amanah, tidak dapat memberikan kinerja yang baik, serta tidak bisa mendukung program Bupati dan Wakil Bupati maka tentunya akan dicari sosok yang lebih tepat.

“Jadi dalam hal ini, masalah kinerja, loyalitas, juga menjadi bahan evaluasi, kami memiliki 55 program AKSI, dan itu harus dilaksanakan dan diterjemahkan dengan baik, dan dalam hal ini kami mengharapkan inovasi-inovasi, dengan harapan menghadirkan pembangunan yang merata, berkeadilan dan kesejahteraan masyarakat menjadi lebih baik lagi,”tandasnya. (iqb) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here