Suyanto: Pembangunan Tanggul Adalah Solusi Efektif Atasi Banjir Way Semaka

126


SEMAKA – Banjir luapan sungai Way Semaka pada Selasa (5/2) lalu merendam empat pekon yang ada di dua Kecamatan yakni Pekon Karanganyar, Kecamatan Wonosobo dan Pekon Karangrejo, Sidodadi serta Garut Kecamatan Semaka.

Menurut Camat Semaka Suyanto, untuk menanggulangi musibah banjir yang kerap melanda dua wilayah Kecamatan tersebut. Ada dua hal yang harus dilakukan pemerintah. Pertama yakni perlu dilakukannya penaludan pada sisi kiri dan kanan sungai Way Semaka. Kemudian yang kedua adalah pelebaran sejumlah gorong-gorong

“Solusi utama yang paling efektif untuk mengatasi banjir di Way Semaka ini adalah dengan cara penalutan sungai. Selain itu, perlu juga dilakukan pelebaran gorong-gorong, supaya jika hujan atau terjadi banjir, pembuangan airnya bisa lebih lancar. Karena gorong-gorong yang ada saat ini masih sempit, sehingga laju air terhambat. Akibatnya, jika terjadi banjir, air lama surut,” ungkapnya.

Selain sungai Way Semaka, pemerintah juga perlu membenahi sungai Way Semuong. Pasalnya, sungai Way Semuong yang satu jalur dengan sungai Way Semaka itu juga kondisinya sudah memprihatinkan. Selain kondisinya yang sudah dangkal, sebagian besar tanggulnya juga sudah pada terkikis bahkan habis tergerus sungai.

“Solusi untuk mengatasi permasalahan banjir luapan sungai Way Semuong yang kerap melanda wilayah Pekon Banding, Rajabasa, Gunungdoh, maupun Sanggiunggak adalah dengan cara pembenahan sungai. Yang pertama adalah normalisasi sungai. Dan yang kedua adalah pembangunan tanggul permanen, ” kata Kepala Pekon Banding Abu Sofyan.

Ia mengungkapkan, saat ini warga yang tinggal dibantaran Sungai Way Semuong berharap Pemkab Tanggamus melakukan langkah tanggap darurat. Menutup tanggul jebol akibat diterjang banjir, Senin (4/2) Malam.

“Ya, harapan kami saat ini supaya pemerintah bisa melakukan langkah tanggap darurat, menutup tanggul yang jebol. Dan kalau bisa pembenahan sungai Way Semuong yang sudah dianggarkan pemerintah sebesar Rp 1 miliar bisa cepat turun dan direalisasikan. Karena kalau kelamaan, bisa-bisa keburu habis duluan rumah-rumah penduduk disini karena tersapu banjir, ” tukasnya. (uji)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here