Menarik, Melasti di Tanggamus Gunakan Angsa untuk Melarung

187

KOTAAGUNG–Ratusan umat Hindu yang ada di Kabupaten Tanggamus berkumpul di Taman Wisata Muara Indah, Kelurahan Baros Kecamatan Kotaagung, Senin (4/3). Kedatangan mereka untuk melaksanakan ibadah Melasti dalam rangka menyabut Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1941.

Penasihat Parisada Hindu Darma Indonesia (PHDI) Kabupaten Tanggamus, I Wayang Gedeng mengatakan Melasti adalah upacara yadnya dalam agama Hindu yang secara umum bertujuan untuk mensucikan diri secara lahir dan batin.  Upacara Melasti dilakasanakan setiap 1 tahun sekali, yang merupakan rangkaian dari Hari raya Nyepi 

“Melasti ini adalah salah satu rangkaian dari pada hari raya Nyepi. Melasti ini artinya pensucian. Pensucian buana agung dan buana alit. Kalo buana agung alam semesta sementara Buana Alit adalah diri kita yang memohon pensucian kepada Sang Hyang Widhi, tuhan yang maha esa. Kita memohon sebelum menyambut hari raya Nyepi supaya diberikan kesucian pikiran, ucapan sampai perbuatan kita yang disebut Tri Kaya Parisudha, “jelasnya.

Sementara Ketua Panitia I Nyoman Kiarta didampingi Ketua Parisada (PHDI) Kabupaten Tanggamus Suhendratno mengatakan upacara persembayangan Melasti dipimpin Jero Mangku Sumino. Dalam Melasti ini dihadiri 300 umat Hindu yang berasal dari tiga kecamatan yakni Kotaagung, Wonosobo dan Semaka.

“Setelah seremonial sambutan, acara dilanjutkan dengan sembahyang dan melarung hasil bumi dan ternak seperti Angsa, ayam dan bebek kelaut, ini sebagai ungkapan syukur kepada Sang Hyang Widhi karena semua itu berasal dari Nya dan juga ini untuk menjaga keseimbangan alam semesta, “ujar Nyoman Kiarta.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Kotaagung yang diwakili Sekcam Quraisin, perwakilan Polsek Kotaagung, Danramil Kotaagung, Pos AL Kotaagung dan Satpolair. (ral)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here