Poktan Tunas Karya Berbagi Tips Budidaya Tanaman Jagung, Begini Katanya…

1002
Foto Ilustrasi Net

PRINGSEWU – Kelompok Tani (Poktan) Tunas Karya asal Pekon Tegalsari Kecamatan Gadingrejo budidaya tanaman jagung. Dengan anggota 20 orang, kelompok tani yang diketuai Misri ini menanam jagung dihamparan seluas 20 hektare.

Misri mengungkapkan, jagung merupakan salah satu komoditi pangan pokok yang sangat dibutuhkan saat ini. Jagung memegang peranan penting dalam berbagai lapisan masyarakat. Teknik dan cara budidaya yang relatif mudah menjadi keuntungan tersendiri pada usaha bercocok tanam jagung.

“Dengan menerapkan teknik sederhana, budidaya jagung tidak memerlukan banyak penanganan, biaya pemeliharaan selama proses produksi juga tidak terlalu besar,” ujar Misri, Senin (11/2) kemarin.

Dirinya pun membagi tips memulai usaha bercocok tanam jagung. Pertama, persiapan sebelum memulai usaha bercocok tanam jagung ada beberapa persiapan yang perlu dilakukan diantaranya. Persiapan lahan, sama seperti usaha bercocok tanam lainnya, menanam jagung juga memerlukan persiapan khususnya pada lahan.

“Persiapan sebelum tanam adalah bisa membajak terlebih dahulu lahan yang hendak digunakan untuk menanam jagung supaya tanahnya gembur dan bisa membuat jagung tumbuh secara maksmal,” katanya.

Kemudian untuk persiapan bibit, pilihlah bibit sesuai dengan kebutuhan, jika kebutuhan pasar adalah kuliner jagung manis, maka belilah bibit jagung manis, tapi jika jagung untuk pakan gunakan bibit jagung produksi.

Selanjutnya adalah pupuk, pupuk merupakan tambahan agar membuat jagung lebih subur dan sehat. Pilihlah pupuk sesuai dengan jenis jagung yang ditanam. Jangan memberikan pupuk terlalu sedikit atau teralu berlebihan pada jagung karena akan berdampak kurang baik.

Selanjutnya, ada obat anti hama. Hama adalah musuh utama para petani khususnya jagung, hama yang biasa menyerang tanaman jagung adalah ulat dan belalang yang memakan daun jagung sehingga pertumbuhan jagung menjadi tidak maksimal atau bahkan bisa membuat jagung mati.

“pilih obat sesuai dengan hama yang menyerang tanaman jagung. Tanyakan dengan penjual obat hama karena mereka sudah paham obat hama mana yang cocok untuk digunakan,” katanya.

Sedangkan, saat panen dapat dilakukan sesuai dengan keperluan jagung tersebut. Ada yang digunakan untu jagung bakar maka jagung dipanen saat masih muda dan segar, kulit masih hijau dan buah sudah terisi sempurna. “Sedangkan untuk panen tua dilakukan jika umur jagung sudah tua, kulit sudah berwarna kecoklatan tua, dan daun mulai kering,” pungkasnya.(arf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here