TNI Gotong-royong Tutup Tanggul Jebol

471

BANDARNEGERISEMOUNG—Puluhan prajurit TNI Angkatan Darat dari Komando Distrik Militer (Kodim) 0424 Tanggamus membantu warga membersihkan material lumpur pasca banjir bandang yang menerjang Pekon Banding Kecamatan Bandarnegeri Semoung, Senin malam (21/1).

Komandan Kodim (Dandim) 0424 Tanggamus. Letkol Arh. Anang Hasto Utomo, melalui Plh Pasiter Kodim 0424/Tanggamus Kapten inf Adi Hartono mengatakan, dilibatkannya para prajurit Kodim 0424 tersebut guna membantu Pemkab Tanggamus dan masyarakat di Kecamatan Bandarnegeri Semuong yang terdampak banjr Way Semoung Minggu malam. Tidak hanya membersihkan sisa banjir para prajurit TNI juga membuat tanggul penahan banjir di bantaran sungai.

“Ini merupakan karya bakti TNI kepada masyarakat. Artinya prajurit TNI akan terus berupaya membantu masyarakat, dan karena diwilayah Bandarnegeri Semoung terdampak banjir, atas perintah Dandim kita turun dan membantu masyarakat setempat,”kata Adi, Selasa (22/1).

Adi menambahkan, kegiatan karya bakti TNI tersebut melibatkan unsur kepolisian, Pemkab Tanggamus, kecamatan serta masyarakat setempat. Ia berharap kegiatan tersebut dapat membantu masyarakat Pekon Banding dan sekitarnya yang tengah kesulitan akibat terdampak banjir, serta dapat mengurangi resiko banjir lantaran jebolnya tanggul serta sedimentasi sungai Way Semuong tersebut. 

“Mudah-mudahan apa yg telah dilakukan oleh prajurit kodim 0424 Tanggamus dapat bermanfaat khususnya bagi masyarakat Pekon Banding serta Kabupaten Tanggamus pada umumnya,”ujarnya. 

Sebelumnya Wakil Bupati Tanggamus Hi. AM. Syafii mengatakan, Pemkab Tanggamus melalui dinas terkait dalam hal ini akan segera menindaklanjuti banjir bandang yang terjadi di Pekon Banding, Rajabasa serta Sanggi Unggak tersebut. Dalam waktu dekat ini menurut wabup alat berat akan diturunkan untuk melakukan normalisasi Way Semoung yang memang telah mengalami sedimentasi.

“Kalaupun nanti diperlukan bronjong akan kita upayakan untuk dilakukan bronjong. Namun yang pasti karena sungai tersebut mengalami sedimentasi maka akan kita lakukan normalisasi,”kata Wabup. 

Wabup yang saat itu didampingi uspika melihat lokasi bencana banjir di Pekon Banding dan Pekon Rajabasa, Kecamatan Bandar Negeri Semuong. Tidak sampai disitu Wabup juga mengecek tanggul yang selama ini menjadi sumber banjir setiap kali turun hujan.

“Saya mengimbau kepada masarakat yang berada di sekitar tanggul yang jebol agar lebih berhati hati dan waspada,laporkan kepada petugas apa bila terjadi gejala gejala akan terjadinya banjir di agar dapat diantisipasi sedini mungkin sehingga tidak terjadi korban jiwa serta kerugian materil yg besar,”ujarnya. (iqb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here