Selain Racun Serangga, Ini Penyebab Novel Meninggal Dunia

903

KOTAAGUNG–Selain mulut berbusa karena meminum cairan serangga, Noven Wel (27) juga kehabisan darah, hal ini berdasarkan luka sayatan dengan kondisi urat nadi sebelah kirinya putus.

Hal itu diungkapkan Kapolsek Kotaagung, AKP Syafri Lubis berdasarkan keterangan sejumlah saksi, Novel murni merupakan korban bunuh diri dengan kondisi urat nadi sebelah kirinya putus dan mulut berbusa karena meminum obat serangga saat berada di rumah kerabatnya di kawasan Muara Indah Kelurahan Baros Kota Agung pada Kamis (10/1) malam.

Dikuatkan juga keterangan dari pihak perawat rumah sakit Alhafa Medika tempat pertama yang menangani korban, bahwa dari hasil rekam medik, di tangan dalam keadaan sudah tidak ada nadi, detak jantung terhenti dan tampak tangan sebelah kiri luka teriris dengan ukuran kurang lebih 8 cm serta badan lemas kehabisan darah.

Adapun perbuatan korban diduga dilatarbelakangi masalah keluarga, namun petugas tidak mengetahui akar masalah tersebut.

Menurut kapolsek pihaknya sudah melakukan penyelidikan laporan masyarakat adanya dugaan bunuh diri tersebut.

“Penyebab meninggalnya korban karena kehabisan darah, akibat luka sayat ditangan kiri, disertai dengan korban mengkonsumsi obat serangga,” kata AKP Syafri Lubis mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, melalui Whatsapp, Jumat (11/1) sore.

Dijelaskan AKP Syafri Lubis penyelidikan tersebut dilakukan pihaknya berdasarkan informasi masyarakat bahwa telah terjadi korban meninggal dunia diduga bunuh diri.

“Hasil penyelidikan, korban pertama kali ditemukan oleh Riki Alisabana (18) sekitar pukul 19.00 Wib. Saat saksi pulang kerumahnya di komplek Pantai Muara Indah melihat korban dalam posisi duduk bersandar dan kondisi tangan kiri tersayat. Saksi bersama adiknya kemudian memindahkan korban ke sofa serta menghubungi kakak ipar korban, sekitar pukul 19.30 Wib korban dievakuasi ke Klinik Alhafa Medika,” jelasnya.

Lanjutnya, setelah dinyatakan meninggal dunia, korban dibawa ke RSUD Batin Mangunang untuk dilakukan visum. “Usai visum tadi malam, korban disemayamkan di rumah mertuanya di Kelurahan Pasar Madang,” ujar Syafri Lubis.

Ditambahkan Kapolsek, berdasarkan keterangan pihak keluarga telah menerima kematian korban sebagai musibah. “Menurut keluarganya tadi malam, korban direncanakan akan dimakamkan hari ini ditempat kelahirannya di Kecamatan Pulau Panggung Tanggamus namun hal itu masih dalam musyawarah keluarga,” pungkasnya. (ral)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here