Curi TV LED dan Proyektor, Oknum TKS Dibekuk

1002
Oknum TKS di Disdik Tanggamus berinisial H (33) diamankan Tekab 308 Satreskrim Polres Tanggamus lantaran diduga melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan berupa TV LED dan Proyektor di kantor Disdik Tanggamus yang notabene tempat H bekerja.( Foto Humas Polres Tanggamus)

KOTAAGUNG—Pelaku pencurian di Kantor Dinas Pendidikan ( Disdik) Kabupaten Tanggamus berhasil ditangkap Tim Khusus Anti Bandit (Tekab 308) Satreskrim Polres Tanggamus, Jumat (14/12). Pria berinisial H (33) tersebut merupakan oknum tenaga kerja sukarela (TKS) di Disdik Tanggamus.

Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas, mengungkapkan tersangka H ditangkap Tekab 308 Jumat tanggal 14 Desember 2018 sekira pukul 10.00 WIB di pelataran kantor Disdik Tanggamus.

“Tekab 308 Polres Tanggamus telah mengamankan seorang laki-laki yang diduga kuat sebagai pelaku Curat dengan TKP di kantor Disdik Tanggamus berikut barang bukti hasil pencuriannya yang diamankan dirumahnya,” kata Edi Qorinas mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, Sabtu (15/12) siang.

Dilanjutkan kasatreskrim, tersangka ditangkap berdasarkan laporan korban tanggal 6 Desember 2018, atas nama Rendi Saputra selaku penjaga malam kantor Disdik Tanggamus.

“Tersangka diketahui merupakan warga Pekon Umbul Buah Kecamatan Kota Agung Timur,” ujar Edi.

Ia menjelaskan, dalam melakukan aksi pencurian tersebut, H tidak seorang diri melainkan bersama dua temannya yang masih dalam pengejaran.

“Modus, tersangka mencuri dua unit TV LED serta satu proyektor tersebut dengan masuk ke ruangan Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Dikdas) yang tidak terkunci lalu merusak lemari penyimpanan barang tersebut, kemudian mengeluarkan barang hasil curian melalui jendela,” terang kasatreskrim.

Kini tersangka H berikut barang bukti berupa Dua unit TV LED Merk Sharp 32? inch lengkap dengan kotaknya dan satu projektor warna hitam merk Acer berikut charger lengkap dengan kotaknya diamankan di Mapolres Tanggamus.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat pasal 363 KUHPidana ancaman 7 tahun penjara, dua pelaku lain berinisial PN dan OC masih dalam pengejaran,” pungkasnya.

Saat dimintai keterangan, tersangka H mengakui pencurian tersebut namun niatnya akan dipergunakan sendiri. “Benar saya bersama 2 teman lain mencurinya. Sebelumnya tidak ada niat mencuri, namun pada saat menggunakan wifi gratis di kantor baru dan penjaga tertidur baru niat muncul,” kata pria berbadan gempal tersebut. (ral)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here