Tiga Alat Berat Rusak, Akses ke Cukuh Balak Masih Terisolir

141

KOTAAGUNG—Akses jalan lintas pesisir menuju Kecamatan Cukuh Balak hingga hari ketiga pasca longsor masih belum bisa dilalui.

Menurut Camat Cukuh Balak, Rusdi, sampai sekarang kecamatannya masih terisolir dari jalur Kota Agung Timur. Sebab tiga alat berat milik dua perusahaan tambak di wilayah setempat rusak semua. “Dua alat berat dari tambak Way Bangik semuanya rusak, begitu juga satu alat berat milik perusahaan tambak di Pekon Tengor rusak juga. Jadi tiga alat berat sudah rusak untuk menangani longsoran,” ungkap Rusdi, Selasa (4/12).

Ia mengaku, meski begitu masih ada upaya dari perusahaan tambak yang di Pekon Tengor untuk datangkan lagi satu alat berat. Saat ini alat berat sedang dalam upaya pengiriman dari Bandar Lampung. “Itu usaha dari perusahaan-perusahaan tersebut, sebab kami hanya bisa mengandalkan usaha dari mereka,” ujar Rusdi.

Rusdi sendiri tidak memastikan kapan akses ke Cukuh Balak akan terbuka sepenuhnya. Sebab di kecamatan ini ada tiga longsoran besar yang menutup jalan, di luar itu ada longsoran-longsoran kecil yang tutupi sebagian badan jalan. Tiga titik jalan lintas yang tertutup longsoran yakni di Dusun Way Bahuga, Pekon Doh. Jalan ini ruas antara Polsek Cukuh Balak dengan Kecamatan Cukuh Balak.

Longsoran titik kedua di Dusun Ketapang, Pekon Putih Doh, ruas antara menghubungi antara Dusun Kubu Batang, Pekon Tanjung Betuah dengan Pekon Tengor. Longsoran berupa material tanah dan pohon. Longsoran di titik ketiga di Dusun Pringgading, Pekon Doh yang Jumat 30 November 2018 lalu sudah longsor, namun longsor lagi. Semua longsoran terjadi sejak Sabtu (1/12) setelah hujan sejak sehari sebelumnya.

Meski akses masih tertutup namun Rusdi mengaku listrik sempat menyala meski tidak sampai sehari, kemudian padam lagi. Lantas sinyal telpon seluler ada meskipun lemah. Saat kondisi masyarakat masih tenang dan harapannya tidak terjadi keresahan karena Pemkab Tanggamus dan jajaran juga sedang menangani bencana di tempat lain.

Musibah longsoran sejak Sabtu lalu tidak ada korban jiwa, hanya saja perkiraaan total sekitar 50 rumah masyarakat se-Kecamatan Cukuh Balak rusak, meski tidak ada yang rusak total. Penanganan sejak awal pun sudah dilakukan bersama dengan kepolisian dan anggota TNI. (iqb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here