Musim Tanam, Petani Adu Balap Handstraktor

149
Bupati Pringsewu H.Sujadi didampingi Kajari Pringsewu Asep Sontani Sunarya, S.H., C.N. melepas pawai karnaval balap Hand Traktor tahun 2018. (Foto Mulyono)

PRINGSEWU – Menyongsong musim tanam rendeng, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu untuk yang kedua kalinya mengelar balap Hand Traktor 2018,  memperebutkan piala bergilir Bupati Pringsewu dan hadiah menarik lainnya.

Lomba balap yang unik ini diikuti 50 peserta dari sembilan kecamatan se-Kabupaten Pringsewu. Jenis yang dilombakan yakni 18 Hand Traktor dalam bentuk lomba cara  olah lahan sawan yang baik dan benar dan 32 Hand Traktor merupakan adu cepat (drag). 

Juga diselingi pawai karnaval diikuti 17 traktor roda empat yang dihiasi aneka hasil pertanian.

Lomba Balap Hand Traktor yang di pelopori Dinas Pertanian Pringsewu berlangsung Rabu  (28/11) di area persawahan sebelah reas area, Pekon Bulokarto, Kecamatan Gadingrejo, dibuka oleh Bupati Pringsewu H.Sujadi.

Kesempatan Bupati Pringsewu ketika membuka kegiatan itu sangat menyambut baik dan mengapresiasi adanya lomba yang cukup unik ini. “Hal ini merupakan suatu inovasi dan untuk bersinergi dengan visi Pringsewu Bersahaja, yakni berdaya saing, harmonis dan sejahtera,” terangnya.

‎Sebab menurutnya, balap Traktor yang dilaksanakan oleh Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) Gading Mas Kecamatan Gadingrejo ini juga merupakan usaha pemberdayaan kelembagaan padi. ‎”Saya mengharapkan kepada para peserta dan pihak terkait nantinya dapat menjadi ‎sarana penyuluh tentang teknik pengolahan tanah yang baik, benar dan efesien,” harapnya.

Sementara Wabup Fauzi didampingi Wakil Ketua TP-PKK Hj.Rita Irviani yang menyempatkan singgah diarena itu mengaku bangga karena ajang ini  sudah yang ke dua kalinya dan akan rutin di adakan setiap tahunnya.”Harapannya dapat memberikan support kepada para petani setelah rutin bekerja di sawah dengan traktornya, juga sebagai wahana hiburan,”ujarnya.

Dia memaparkan lomba Hand Traktor yang  mungkin di Provinsi Lampung baru di Pringsewu pertama digelar. Maka jika dikemas secara apik dan menjadi event rutin, hal ini sekaligus dapat juga meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Pringsew‎u.”Bila perlu untuk lomba balap traktor tingkat Provinsi Lampung dipusatkan di Pringsewu, ini,”ajaknya.

Fauzi juga mengharapkan, semoga lomba tersebut akan menjadi event tahunan guna menyemarakkan sektor pertanian terutama budidaya padi sawah, ditengah gencarnya isu alih fungsi lahan dan penurunan kualitas pelayanan air irigasi.

“Kepada kelembagaan petani tersebut agar menjadi barisan terdepan dalam usaha-usaha pengendalian alih fungsi lahan pertanian pangan, sehingga Pringsewu mampu mempertahankan posisi sebagai lumbung padi di Provinsi Lampung,”harap Wabup Fauzi

Semenetara, Kepala Dinas Pertanian Pringsewu Iskandar Muda mengatakan, balap traktor ini diikuti perwakilan dari sembilan kecamatan dimana masing-masing kecamatan mengirimkan minimal empat peserta.

Menurut Iskandar Muda lomba itu dalam rangka percepatan tanam musim tanam 2019. “Petani di Pringsewu biasanya tanam rendeng pada Desember-Januari. Tetapi musim tanam ini dimungkinkan pada pertengahan hingga akhir November ini, melihat cuaca dan pengairannya,” jelasnya. (Mul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here