2019, Bupati Programkan Tanggamus Bercerita Edukasi Anak Dengan Cerita Dongeng

205

KOTAAGUNG—Bupati Tanggamus Hj.Dewi Handajani kembali membuat gebrakan khususnya dibidang pendidikan anak usia dini (PAUD). Ya, ditahun depan, bupati wanita pertama di Kabupaten berjuluk Bumi Begawi Jejama ini bakal menerapkan program Tanggamus bercerita yang dapat mengedukasi anak baik ahlak maupun rasa saling menghormati satu sama lain.

Menurut Bunda Dewi sapaan akrabnya, kendati hanya cerita dongeng namun didalamnya banyak makna serta filosofi yang bisa dipelajari, seperti berbakti kepada orang tua, saling menghargai, menjaga kekompakan dan kebersamaan, sopan santun dan lainnya. Ttidak hanya itu dibidang pendidikan agama khususnya bagi anak-anak beragama islam, kisah cerita 25 nabi dan rasul juga akan diajarkan kepada anak usia dini. 

“Mudah mudahan, kisah nabi dan rosul ini akan tertanam di dirinya dan membentuk karakter anak dimasa dewasanya nanti, karena kita tidak tahu di zamannya, seperti apa. Nah untuk itu harus kita tanamkan nilai akhlakul karimah yabg baik mulai dari saat ini,”ujar bupati saat membuka Gebyar PAUD tingkat Kabupaten Tanggamus di Taman Kota, Kotaagung, Senin (19/11).

Dalam kesempatan itu, Dewi juga mengimbau disetiap organisasi perangkat daerah (OPD) dan kecamatan untuk membuat terobosan dalam rangka pengembangan potensi anak usia dini. Hal ini dilakukan agar membuka ruang seluas-luasnya untuk anak mengembangkan kreatifitas dan kemampuan. 

“Oleh karenanya saya mengimbau kepada jajaran OPD, camat agar dalam membuat program, tolong jangan lupakan program yang melibatkan anak-anak usia dini kita, program-program ramah anak, karena bagaimanapun juga percuma kita melakukan,  suatu program kalau tidak ada dampaknya untuk anak-anak kita, artinya apa yang kita lakukan hanya untuk era kita saja, tetapi tidak berkesinambungan untuk anak-anak kita,” kata bupati. 

Selain, di kantor kecamatan, serta OPD fasilitas penunjang pengembangan anak juga menurutnya juga hendaknya diterapkan diberbagai fasilitas pelayanan masyarakat seperti Puskesmas, dan lainnya. Itu dilakukan karena tidak menutup kemungkinan pada saat orang tua mendatangi pusat pelayanan maka anak akan ikut serta, sehingga hal tersebut menjadi waktu yang tepat dan bisa dimanfaatkan untuk pengembangan potensi anak. 

“Saya tidak ingin apa yang menjadi visi anak usia dini yakni mewujudkan anak-anak yang sehat, cerdas ceria, berakhlak mulia serta memiliki kesiapan mental dan fisik yang baik, hanya slogan saja, tanpa ada upaya yang kita lakukan,”ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Tanggamus, Aswien Dasmi menjelaskan tujuan dilaksanakannya kegiatan gebyar PAUD 2018 adalah untuk mengembangkan dan meningkatkan kreatifitas peserta didik PAUD se-Kabupaten Tanggamus. 

“Peserta diikuti oleh 42 peserta didik PAUD, se-Kabupaten Tanggamus. Yang terbagi dalam beberapa kategori lomba yaitu,  memasukan bola dalam keranjang, memindahkan bendera serta mewarnai dan menggambar,”

Turut Hadir dalam Kegiatan tersebut,  Wakil Bupati Tanggamus Hi. AM. Syafii, Ketua TP PKK Tanggamus, Ny. Sri Nilawati Safi’i, Ketua Dekranasda Ny. Nuraini Hamid Lubis, Kepala OPD lingkup Pemkab Tanggamus serta Camat. (iqb) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here