Terkuak !, Tangki Avanza yang Meledak Hasil Modifikasi

10632

KOTAAGUNG— Dugaan minibus hitam merk Avanza yang digunakan untuk mengecor bahan bakar minyak (BBM) jenis premium di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Talagening Kecamatan Kotaagung Barat semakin menguat hal itu setelah ditemukannya tangki mobil bernomor polisi BE 1482 BS sudah tidak lagi standar, melainkan sudah dimodifikasi.

Kepala Unit SPBU Talagening, Ari kepada Radar Tanggamus mengatakan, belum bisa memastikan apakah mobil yang dikendarai Mansyah warga Pekon Banding, Kecamatan Bandarnegeri Semuong itu meledak usai ngecor BBM atau mengisi BBM biasa. Pasalnya, saat kejadian ia sedang dirumah, bukan di areal SPBU.

“Kalau persisnya saya kurang tahu, apakah usai ngecor atau tidak. Yang pastinya mobil meledak setelah beberapa meter meninggalkan SPBU,”kata Ari.

Ia melanjutkan, memang setelah dilakukan cek fisik terutama dibagian tangki ditemukan adanya tangki yang sudah dimodifikasi oleh pemiliknya dan tidak lagi standar.”Ya, memang benar tangki mobil itu tidak lagi standar, dan kami sedang mendalaminya,”sebut Ari.

Ketika disinggung mobil yang dimaksud sudah dijadikan sebagai alat ngecor BBM, Ari mengaku tidak tahu, sebab aturan yang ia terapkan selama ini setiap pembelian dibatasi, kalau mobil batas pembelian sampai 35 liter dan motor batas maksimal pengisian Rp 100 ribu.

“Mau sebesar apapun tangki kendaraan yang itu aturannya kalau mobil 35 liter dan motor Rp 100 ribu,” jelasnya.

Selain itu, adanya oknum SPBU nakal yang lebih mengutamkan ngecor ketimbang kendaraan umum, karena ada uang tips. Ari menepisnya, ia mengaku tidak benar isu itu, sebab kalaupun ada keryawan yang bermain seperti itu hanya dilakukan oleh oknum tanpa sepengetahuan dirinya.

“Kalaupun ada yang begitu hanya dilakukan oleh oknum. Nah, terkait adanya uang tip setiap kali ngecor, memang ada. Tapi itu bukan atas permintaan karyawan melainkan pengasih si pengecor dengan nominal variasi,” kata dia.

Lebih jauh ia menjelaskan, pasca kejadian ini ia bersama pimpinan perusahaan akan terus mengawasi kinerja petugas SPBU. Jika nantinya benar ditemukan adanya petugas yang bermain maka akan langsung dikenakan sangsi atau Surat Peringatan (SP).”Kejadian ini menjadi bahan kami agar lebih teliti dalam mengawasi petugas SPBU,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, sebuah mobil minibus warna hitam merk Toyota Avanza meledak usai mengisi bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Talagening, Kecamatan Kotaagung Barat, Senin pagi (22/10) sekitar pukul 06.30 WIB.

Akibat ledakan mengakibatkan mobil bernopol BE 1482 BS ringsek disemua sisi, bahkan sopirnya Malansyah warga Pekon Banding Kecamatan Bandar Negeri Semuong (BNS), Tanggamus harus dilarikan kerumah sakit. Beruntung pegawai SPBU segera memadamkan percikan api sehingga mobil tidak terbakar.

Menurut saksi mata, Alan kepada Radar Tanggamus,peristiwa naas itu berlangsung seketika, usai mengisi premium baru berjalan beberapa meter, mobil langsung meledak.” Saya juga keget dengar suara dentuman,sopirnya selamat. Tapi ledakan itu membuat mobil ringsek berat,”katanya.

Ia melanjutkan, jika mobil tersebut sering sekali mengisi BBM di SPBU Talagening dengan tangki yang sudah dimodifikasi.”Hampir setiap hari mobil itu ngecor dengan tangki yang sudah di modif,”ujar Alan.

Sementara Kapolsek Kota Agung AKP Syafri Lubis mengungkapkan, berdasarkan keterangan saksi-saksi kendaraan Toyota Avanza Hitam BE 1482 BS meledak setelah mengisi premium dengan jarak 3 meter ketika akan keluar SPBU.

“Saat ini petugas masih terus mengumpulkan keterangan saksi-saksi tambahan dan belum dapat dipastikan penyebab meledaknya kendaraan tersebut,” kata Syafri Lubis mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma.(zep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here