Honorer K2 Geruduk DPRD Pringsewu Terbentur Usia, Tidak Bisa Tes CPNSD

200

PRINGSEWU – Sebanyak 60 tenaga honorer kategori II mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pringsewu, Kamis (4/10).

Kedatangan mereka menuntut dilibatkan dalam penerimaan Calon Pegawai Negri Sipil (CPNS). Pasalnya mayoritas para tenaga honorer K II tersandung batas usia.

Para Honorer K II ini, diterima oleh pimpinan DPRD Pringsewu. Diantaranya Wakil Ketua I DPRD Pringsewu Sagang Nainggolan, Wakil Ketua II Setiyono, Ketua Komisi I Anton Subagiyo dan anggota legislatif lainnya, Aminallah, Rohmansyah, Umi Laila, dan Cristin

Ketua Forum Honorer K2 Indonesia Kabupaten Pringsewu Suaidi mengatakan, penerimaan CPNS umum dibatasi minimal usia 18 tahun dan maksimal 35 tahun, serta dilakukan tes. Sementara rata-rata K2 usianya sudah diatas 35 tahun.
“Selain itu kami mengabdi sudah 17 tahun. Bahkan ada yang sampai 20 tahun. Apapun dalihnya, kami tidak bisa berkompetisi dengan persyaratan umur tersebut,” ujar Suaidi.

Selain itu, mereka mengusulkan supaya honorer K II diikutkan CPNS dengan jalur khusus. Yakni tanpa melihat umur dan tanpa tes. Yakni dengan melihat pengabdian sebagai pengganti tes kompetensi dasar.

Sementara menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Pringsewu Sagang Nainggolan menyampaikan keprihatinan atas nasib yang dialami oleh para honorer K II. Ia pun mengaku, DPR juga merasakan kesedihan.
“Namun, pengambilan keputusan terkait CPNS itu ada di pemerintah pusat,”kata ujarnya.

Kendati begitu dikatakan Sagang, dengan kehadiran honorer KII, DPRD Pringsewu akan menyampaikan keprihatinan yang dialami tersebut.
“Sehingga kalau aspirasi ini tidak kami sampaikan, seolah-olah kebijakan tersebut diterima oleh seluruh rakyat. Tapi kalau kebijakkan membuat semua daerah bergejolak, pasti dievaluasi,” katanya.

Oleh karena itu ditegaskan Nainggolan, bahwa pihak DPRD akan konkrit dengan mengutus perwakilan untuk menyampaikan langsung ke pusat.
“Yang jelas kami akan mengutus perwakilan untuk menyampaikan aspirasi langsung ke pusat,”tandasnya. (Mul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here