BPKP Lampung Pantau Siskeudes Tambahrejo Barat

156

MONITORINGDalam rangka pembinaan, monitoring dan evaluasi penerapan dan penggunaan sistim keuangan desa (siskeudes), BPKP Provinsi Lampung berkunjung Pekon Tambahrejo Barat Kecamatan Gadingrejo, Rabu (3/10).

PRINGSEWU – Dalam rangka pembinaan, monitoring dan evaluasi penerapan dan penggunaan sistim keuangan desa (siskeudes), BPKP Provinsi Lampung berkunjung Pekon Tambahrejo Barat Kecamatan Gadingrejo, Rabu (3/10).

Kepala Bidang Pembangunan dan Pengembangan Dinas PMP Pringsewu Tri Haryono mengatakan langkah – langkah yang dilakukan BPKP dalam membantu aparatur desa mengelola keuangan desa pasca diterbitkannya UU Nomor 6 Tahun 2014.

“Hal ini untuk menepis kekhawatiran yang mengemuka saat itu, berbagai pihak meminta BPKP sebagai APIP untuk dapat membangun sebuah sistem tata kelola keuangan desa berbasis aplikasi yang dapat membantu dan memudahkan aparatur desa dalam mengelola keuangan desa,” ujarnya.

Untuk menjawab harapan tersebut, lanjutnya, BPKP bekerjasama dengan Kementerian Dalam Negeri dengan dukungan berbagai pihak mengembangkan sebuah aplikasi yang kemudian diberi nama Sistem Manajemen Keuangan Desa yang kemudian lebih dikenal sebagai Siskeudes.

“Siskeudes dikembangkan oleh BPKP dengan pendekatan pemda, sehingga memudahkan dalam proses kompilasi laporan keuangan seluruh desa menjadi lampiran LKPD sesuai dengan peraturan perudang-undangan. Pemerintah daerah memiliki peran penting dalam pembinaan implementasinya melalui pengaturan – pengaturan yang sesuai dengan regulasi,” katanya.

Menurutnya, siskeudes memiliki keunggulan antara lain telah mengakomodir seluruh regulasi mengenai keuangan desa yang diterbitkan oleh Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Desa PDTT maupun Kementerian Keuangan.

“Siskeudes juga dirancang terintegrasi mulai dari perencanaan, penganggaran, penatausahaan, hingga pelaporan dan pertanggungjawaban, user friendly dengan asumsi kapasitas SDM Pengelola Keuangan terbatas, desktop application yang memungkinkan mekanisme pemindahan data secara offline,” katanya.

Disamping itu, siskeudes juga telah memiliki sistem pengendalian intern yang melekat baik dalam tahap perencanaan, penganggaran dan penatausahaan serta sangat efektif karena cukup entry data anggaran dan transaksi keuangan, maka dokumen anggaran, penatausahaan dan laporan-laporan dapat dihasilkan secara cepat.(arf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here