Terus Pantau Pelaksanaan Inovasi Desa

TPID Gadingrejo monitoring pelaksanaan program inovasi desa di Pekon Bulurejo Kecamatan Gadingrejo.

188
TPID Gadingrejo melaksanakan monitoring pelaksanaan program inovasi desa di Pekon Bulurejo Kecamatan Gadingrejo

 

PRINGSEWU – Tim Pengelola Inovasi Desa (TPID) Kecamatan Gadingrejo melaksanakan monitoring pelaksanaan program inovasi desa di Pekon Bulurejo. Pekon Bulurejo sendiri, merealisasikan pembangunan sarana dan prasarana olahraga sesuai dengan komitmen pada bursa inovasi desa tahun 2017 yang lalu.

Ketua TPID Gadingrejo Demi Prastowo mengatakan, monitoring dilakukan untuk memastikan bahwa komitmen yang diteken pada bursa inovasi desa tahun sebelumnya memang benar – benar dilakukan. “Maka dari itu kami turun ke pekon untuk melakukan monitoring langsung,” pungkasnya, kemarin.

Sementara itu, aparat pekon Bulurejo Yuri Iswanto mengatakan, realisasiskan pembangunan sarana dan prasarana olahraga multifungsi. Hal tersebut sesuai dengan komik yang pihaknya lakukan pada bursa inovasi desa tahun 2017. Diharapkan dengan adanya sarana dan prasarana olahraga multifungsi mampu menjadi pemersatu warga dan melahirkan atlet yang memiliki potensi.

“Dengan adanya lapangan untuk olahraga maka masyarakat akan berkumpul, sehingga keakraban antara warga desa dapat tercipta. Keakraban itu penting untuk membangun desa,” ujarnya.

Dia menjelaskan, lokasi pembangunan terletak di RT 09 RW 05 Pekon Bulurejo dengan menggunakan bantuan dana desa tahun 2018. Hal tersebut sesuai dengan aturan Kemendes PDTT bahwa dana desa digunakan untuk pembangunan sarana olahraga.

Disisi lain, Sekretaris APDESI Pringsewu Catur Budi Pramono menyatakan program inovasi desa memiliki banyak manfaat. Diantaranya memicu munculnya inovasi dan menumbuhkan pengetahuan secara aspiratif. “Memicu kreatifitas desa untuk meningkatkan daya saing dan keunggulan desa,” ujarnya.

Namun, kata Catur, sampai dengan tahun kedua pelaksanaan program inovasi desa (PID) di Bumi Jejama Secancanan ini masih banyak aparat pekon, khususnya kepala pekon yang belum bisa mengerti terkait adanya program tersebut. Dia menilai, banyaknya program yang digulirkan saat bursa inovasi desa (BID) tidak dapat diaplikasikan.(arf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here